Berita UtamaDaerahPemalang

Sri Hartati Politikus Gerindra Pemalang Sentil Budi Arie: Fokus Saja Kawal Pak Prabowo

Joko Longkeyang
6
×

Sri Hartati Politikus Gerindra Pemalang Sentil Budi Arie: Fokus Saja Kawal Pak Prabowo

Sebarkan artikel ini

PEMALANG, Emsatunews.co.id — Jagat maya dihebohkan dengan kemunculan potongan video Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, yang melempar wacana kontroversial terkait potensi perubahan peta politik serta kemungkinan percepatan pemilihan umum sebelum tahun 2029.

​Pernyataan yang dilontarkan di hadapan para pendukungnya sembari berdampingan dengan Joko Widodo itu sontak memantik reaksi keras dari berbagai penjuru, termasuk dari daerah. Sri Hartati, politikus senior Partai Gerindra yang juga menjabat sebagai Anggota DPRD Kabupaten Pemalang dari Dapil 2, melayangkan penolakan telak atas narasi yang dibangun eks Menteri Komunikasi dan Informatika tersebut.

​Dengan gaya bahasanya yang dikenal santun namun tajam dalam substansi, Sri Hartati menilai perbandingan situasi saat ini dengan atmosfer menjelang Reformasi 1998 adalah bentuk disinformasi psikologis yang menyesatkan publik.​”Masyarakat kita sedang berproses menuju pemulihan ekonomi dan stabilitas yang solid. Melontarkan spekulasi liar tentang percepatan pemilu hanya akan memecah konsentrasi nasional. Mari kita dudukan porsi berpikir secara jernih,” ujar Sri Hartati saat dikonfirmasi di Pemalang, Rabu (26/8).

Baca Juga :  Komisaris BPR Bank Pemalang, Kami Menunggu Proses Hukum di Kejari

​Lebih lanjut, Srikandi Gerindra Pemalang ini menegaskan bahwa seluruh energi politik nasional saat ini seharusnya bermuara pada satu titik: mengawal dan menyukseskan Asta Cita serta program strategis Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, manuver politik yang mendahului momentum konstitusional justru mencederai semangat gotong royong bangsa yang sedang merajut kemajuan.

Baca Juga :  Kepengurusan BKAD Kecamatan Tonjong Periode 2022- 2028 Terbentuk Dinahkodai Kades Kalijurang

​Sebelumnya, DPP Projo melalui Sekjen Freddy Damanik sempat memberikan pembelaan bahwa ucapan Budi Arie merupakan buah dari diskusi internal mengenai dinamika kebangsaan. Kendati demikian, gelombang kontra terus mengalir dari kader-kader akar rumput partai pendukung pemerintah yang menganggap wacana tersebut kontraproduktif.

​Sri Hartati menutup pernyataannya dengan sebuah imbauan moral kepada para elite agar berhenti melempar isu yang berpotensi memprovokasi instabilitas horizontal.​”Fokus kita hari ini adalah bekerja untuk rakyat, bukan menerka-nerka agenda politik praktis yang masih sangat jauh di masa depan,” pungkasnya tegas.( Joko Longkeyang).