PEMALANG, Emsatunews.co.id — Publik media sosial di Kabupaten Pemalang dihebohkan dengan polemik pergantian atlet tenis meja yang akan berlaga di ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Tengah 2026. Atlet peraih juara pertama tingkat kabupaten, Fiqi Qubaela, dikabarkan batal diberangkatkan dan posisinya digantikan oleh atlet lain.

Menanggapi kegaduhan tersebut, Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Pemalang, Atik Pranoto, angkat bicara untuk meluruskan informasi yang beredar.
Klarifikasi Dindikpora Pemalang
Atik Pranoto menjelaskan bahwa isu yang menyebutkan atlet peraih juara ketiga menggantikan posisi juara pertama adalah tidak benar. Menurutnya, terjadi mis komunikasi di tengah masyarakat.”Tidak ada juara 3 yang diberangkatkan, keduanya juara 1 semua di Popda Kabupaten Pemalang,” ujar Atik saat dikonfirmasi via WhatsApp, Rabu (2/9/2026).
Atik merinci, atlet atas nama Faiq sebelumnya merupakan juara 1 Popda tingkat SD Kabupaten Pemalang tahun 2025 yang kini telah naik ke jenjang SMP. Sementara Fiqi Qubaela adalah juara 1 Popda tingkat SMP tahun 2025. Berdasarkan hasil evaluasi panitia pelaksana, Faiq diputuskan untuk dikirim ke tingkat Provinsi Jawa Tengah.
Ia juga menegaskan bahwa dalam petunjuk teknis (juknis) penyelenggaraan Popda, status sebagai juara pertama di tingkat kabupaten tidak otomatis menjamin keberangkatan seorang atlet secara mutlak ke tingkat provinsi.”Di situ sudah jelas, bahwa intinya juara 1 tidak serta-merta dikirimkan untuk mewakili. Karena pemantauan pelatih kan berbeda. Itu hak prerogatif di pelatih, itu kan yang mantau pelatih,” tegas Atik.
Lebih lanjut, Atik menyatakan bahwa pihak Dindikpora Kabupaten Pemalang posisinya hanya sebatas memfasilitasi keikutsertaan kontingen. Segala urusan teknis penentuan atlet sepenuhnya berada di bawah kewenangan pelatih dan panitia penyelenggara.
Pihaknya berharap seluruh pihak, termasuk pendamping dan kelompok kerja, dapat memahami mekanisme teknis yang berlaku agar tidak terjadi kesalahpahaman di kemudian hari yang langsung dilimpahkan kepada dinas terkait.( Joko Longkeyang).














