Scroll ke Atas
Berita UtamaBrebes

Kesbangpol Gelar Cipta Kondisi Jelang Pilkada, KPU Brebes Batal Hadir

111
×

Kesbangpol Gelar Cipta Kondisi Jelang Pilkada, KPU Brebes Batal Hadir

Sebarkan artikel ini

EMSATUNEWS.CO.ID, BREBES – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Brebes menggelar kegiatan cipta kondisi wilayah menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2024, bertempat di Eks Aula Pendopo Bumiayu Selasa, 14 Mei 2024.

Dihadiri Sekretaris Badan Kesbangpol Kabupaten Brebes Mochammad Reza Prisman S.SIT M.Sc, Anggota Unit Intel Kodim 0713/Brebes untuk wilayah Salem Serma Wartono, Dosen Universitas Peradaban Bumiayu Fuaida Nabyla S.Kom M.Kom selaku Narasumber, serta para undangan dari mulai LSM, Ormas & Parpol se Kabupaten Brebes.

Mochammad Reza Prisman dalam sambutan mengatakan, dengan diadakannya kegiatan tersebut diharapkan Pemilihan Kepala Daerah Pilkada yang akan dilaksanakan pada tanggal, 27 November 2024 bisa berjalan dengan lancar, sukses dan aman.

Baca Juga :  Minim Stok, Picu Harga Cabai Meroket

“Kegiatan ini yang kedua kalinya setelah sebelumnya kami mengelar kegiatan yang sama di Brebes utara, kami berharap dengan pertemuan ini bisa membawa manfaat,” tuturnya.

Selain itu, tambah Reza, kami dari Kesbangpol Brebes mengucapkan terimakasih sekaligus mengajak kepada para parpol maupun ormas dan seluruh elmen masyarakat Brebes untuk ikut menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban baik jelang, saat dan sesudah Pilkada.

Namun sangat disayang kegiatan yang digagas Kesbangpol dan diapresiasi oleh para tamu undangan yang hadir sedikit menelan kekecewaan.

Pasalnya, dalam kegiatan cipta kondisi jelang Pilkada tersebut justru tidak dihadiri oleh para penyelenggara pemilu baik KPU maupun Bawaslu Brebes.

Baca Juga :  Berkah Jalan TMMD Reguler Brebes Bagi Petani Padi

Tokoh Masyarakat Bumiayu dan sekaligus pengurus DPC PDIP Brebes Imam Santoso mengkritisi hal tersebut.

Menurutnya, seharusnya KPUD Brebes hadir dan mengambil momen tersebut guna mensosialisasikan Pilkada lebih intens lagi. Sehingga masyarakat lebih memahami terkait tekhnis dan tahapan pelaksanaan Pilkada.

“KPU harusnya bisa ikut hadir, kan lembaga negara bukan lembaga perorangan. Sudah pasti banyak petugasnya dan bisa mewakilkan,” tukas Imam.

Lebih lanjut, Imam berharap kedepan kegiatan yang sama untuk bisa dilakukan lagi. Bila perlu melibatkan elmen lainya, seperti mengundang para kades dan muspika, sehingga betul-betul Pilkada bisa sukses dan aman sesuai yang diharapkan.

Diakhir penutup acara Kesbangpol memberitahukan permohonan maaf karena KPU Brebes tidak bisa hadir, disebabkan ada kendala sakit didalam perjalanan.***