Scroll ke Atas
Berita UtamaDaerahPemalang

Diskoperindag Pemalang Gelar Operasi Pasar Minyak Goreng di Pasar Paduraksa

Joko Longkeyang
503
×

Diskoperindag Pemalang Gelar Operasi Pasar Minyak Goreng di Pasar Paduraksa

Sebarkan artikel ini

Emsatunews.co.id Pemalang – Untuk mengatasi kelangkaan minyak goreng di Kabupaten Pemalang, Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Pemalang bekerja sama dengan PT Soegito Gemilang Tangguh (SGT) Tegal menggelar operasi pasar minyak goreng di kompleks Pasar Paduraksa, Selasa (4/3/2025).

Analis Perdagangan Diskoperindag Kabupaten Pemalang, Anita Noviani, menjelaskan bahwa operasi pasar ini bertujuan untuk membantu masyarakat memperoleh minyak goreng dengan harga yang lebih terjangkau di tengah keterbatasan stok di pasaran.

Advertisement

“Kegiatan ini kami lakukan untuk mengatasi kelangkaan minyak goreng di Kabupaten Pemalang dan membantu masyarakat mendapatkan minyak dengan harga yang lebih murah,” ujarnya saat ditemui di lokasi operasi pasar.

Baca Juga :  PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Perkuat Kemitraan Tebu Berkelanjutan Melalui Pelatihan Peningkatan Kompetensi bagi Petani Tebu Mitra Binaan

Dalam operasi pasar ini, PT SGT Tegal menyediakan sebanyak 200 dus minyak goreng, di mana setiap dus berisi 12 liter minyak yang sudah dikemas. Harga per liter minyak goreng dalam operasi pasar ini dipatok sebesar Rp 15.700. Jika warga membeli satu dus, maka total harga yang harus dibayarkan adalah Rp 188.400 per dus.

Novi menambahkan, kegiatan serupa telah beberapa kali digelar di berbagai lokasi di Kabupaten Pemalang. Sebelumnya, operasi pasar minyak goreng ini telah dilaksanakan di:

Pasar Pemalang, Pasar Pelutan, dan Pasar Beji dengan total masing-masing 400 dus,

Baca Juga :  PT Tah Sung Hung: Investasi di Brebes Serap Ribuan Tenaga Kerja, Bukti Optimisme Ekonomi Jawa Tengah

Pasar Banjardawa dengan total 300 dus minyak goreng.

Operasi pasar ini mendapat respons positif dari masyarakat. Salah seorang warga Desa Pegongsoran, Nurasih, mengapresiasi program ini dan berharap pemerintah juga menghadirkan operasi pasar untuk kebutuhan pokok lainnya seperti beras.

“Mudah-mudahan setelah minyak ada yang lebih murah lagi, misalnya beras dan kebutuhan pokok lainnya,” harap Nurasih.

Dengan adanya operasi pasar minyak goreng ini, diharapkan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan minyak goreng dengan harga lebih terjangkau. Pemerintah Kabupaten Pemalang juga terus berupaya menghadirkan program-program lain guna membantu masyarakat menghadapi fluktuasi harga bahan pokok.**( Joko Longkeyang ).