Emsatunews.co.id, Pemalang – Setiap tanggal 10 November, bangsa Indonesia memperingati Hari Pahlawan sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas jasa para pejuang yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan Indonesia. Tahun 2025 ini menjadi peringatan ke-80 Hari Pahlawan, sebuah momentum penting untuk menumbuhkan kembali semangat nasionalisme di tengah tantangan zaman modern.
Peringatan Hari Pahlawan mengacu pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 316 Tahun 1959, yang menetapkan 10 November sebagai hari nasional untuk mengenang peristiwa heroik Pertempuran Surabaya 1945. Pertempuran tersebut menjadi simbol keberanian dan pengorbanan rakyat Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan dari penjajahan.
Dalam suasana penuh makna ini, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pemalang, Ismun Hadiyo, S.Pd., menyampaikan pesan reflektif sekaligus inspiratif kepada seluruh masyarakat, khususnya insan pendidikan di Kabupaten Pemalang.
“Selamat memperingati ke-80 Hari Pahlawan Tahun 2025. Dengan semangat kepahlawanan, mari terus bergerak melanjutkan perjuangan para pendahulu untuk membangun bangsa yang maju, berkarakter, dan berdaya saing,” ujar Ismun Hadiyo.
Menurutnya, semangat kepahlawanan tidak hanya dimaknai sebagai perjuangan fisik di medan perang, tetapi juga sebagai dorongan untuk berbuat yang terbaik dalam bidang masing-masing, terutama di sektor pendidikan dan kebudayaan.
Ismun menegaskan bahwa pendidikan memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai kepahlawanan kepada generasi muda. Nilai seperti kejujuran, semangat pantang menyerah, tanggung jawab, dan kecintaan terhadap tanah air harus terus ditanamkan dalam setiap proses belajar mengajar.
Momentum Hari Pahlawan tahun ini, kata Ismun, juga menjadi ajakan untuk memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan kebudayaan guna mencetak generasi unggul yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam karakter dan moral.
Peringatan Hari Pahlawan ke-80 tahun 2025 menjadi momentum bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda, untuk merenungkan makna perjuangan dan melanjutkan cita-cita luhur para pahlawan bangsa dengan karya dan pengabdian nyata.**















