Scroll ke Atas
Berita UtamaBrebes

SMK Mutubumi Buka Layanan Servis Gratis Bagi Masyarakat Terdampak Banjir

Eryanto
118
×

SMK Mutubumi Buka Layanan Servis Gratis Bagi Masyarakat Terdampak Banjir

Sebarkan artikel ini

EMSATUNEWS.CO.ID, BREBES – Pasca banjir bandang yang melanda Bumiayu, Kabupaten Brebes, pada Kamis (13 / 11 / 2025), SMK Muhammadiyah 1 Bumiayu (Mutubumi) meluncurkan layanan bengkel gratis 24 jam bagi warga yang kendaraan­nya mogok atau rusak karena terendam air.

Layanan ini dikelola oleh tim relawan siswa dan guru, dengan dukungan Multi Disaster Management Center (MDMC). Sistem operasional meliputi penjemputan kendaraan yang mogok, pengantaran ke bengkel sekolah, serta perbaikan di lokasi menggunakan peralatan yang tersedia.

Advertisement

Perbaikan darurat untuk kerusakan ringan hingga berat, meliputi mesin mati, karburator, dan kelistrikan yang terendam banjir.

Baca Juga :  IGTKI – PGRI Gelar Halal Bihalal Dan Hut Ke 72 Tahun 2022 di Gedung Serba Guna Islamic Brebes

Selain itu ada juga penggantian oli gratis bagi kendaraan yang terendam banjir, guna mencegah kerusakan lebih lanjut pada mesin.

Kepala Humas SMK Mutubumi, Yuli Supriyanto, M.T., menjelaskan, pihak SMK Muhammadiyah juga menawarkan perbaikan darurat dan penggantian oli secara gratis. “Layanan ini disubsidi sepenuhnya oleh sekolah dan bekerjasama dengan MDMC hingga tidak ada lagi kendaraan warga yang rusak akibat terdampak banjir,” tuturnya.

Lebih lanjut, Supriyanto, memaparkan kapasitas layanan sifatnya masih terbatas pada dua kendaraan yang rusak berat perhari, karena keterbatasan tenaga guru pendamping dan dua unit mobil layanan.

Baca Juga :  Ribuan Warga Secang Hadiri Syukuran Sedekah Bumi

“Setiap hari kami dapat menangani minimal dua kendaraan dengan rusak berat,” tambah Yuli.

Sejumlah kendaraan telah berhasil diperbaiki langsung di bengkel sekolah, dengan para siswa bertindak sebagai teknisi relawan di bawah bimbingan guru.

“Ini merupakan wujud nyata kepedulian SMK Muhammadiyah 1 Bumiayu, terhadap masyarakat terdampak banjir,” ungkapnya.

Bengkel gratis ini diharapkan dapat terus beroperasi hingga seluruh kendaraan warga kembali layak pakai, ia menegaskan komitmen sekolah untuk hadir dan membantu di setiap situasi darurat.***(Dun)