Scroll ke Atas
Berita UtamaDaerahNasionalPemalang

Antisipasi Luapan Sungai Comal, Slamet Ramuji Ajak Masyarakat Desa Mojo Bergandengan Tangan

Joko Longkeyang
30
×

Antisipasi Luapan Sungai Comal, Slamet Ramuji Ajak Masyarakat Desa Mojo Bergandengan Tangan

Sebarkan artikel ini

Emsatunews.co.id, Pemalang – Ancaman banjir akibat meluapnya Sungai Comal di awal tahun 2026 menjadi perhatian serius jajaran legislatif Kabupaten Pemalang. Menanggapi situasi tersebut, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pemalang dari Fraksi PKB, Slamet Ramuji, mengambil langkah cepat dengan menginisiasi aksi mitigasi di titik rawan bencana.

Pada Jumat (9/1/2026), legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) 4 yang meliputi Kecamatan Bodeh, Comal, dan Ulujami ini tampak membaur bersama warga Desa Mojo, Kecamatan Ulujami. Kehadirannya bukan sekadar kunjungan formal, melainkan ikut serta dalam kerja bakti “Jumat Giat” guna membentengi wilayah dari potensi luapan sungai.

Advertisement

Fokus utama kegiatan ini adalah memperkuat titik-titik rawan di sepanjang bantaran sungai dengan membangun tanggul darurat. Ratusan kantong tanah disusun rapat untuk melindungi pemukiman warga, terutama di lingkungan RW 05 hingga RW 08 Desa Mojo yang kerap menjadi langganan banjir tahunan.”Setiap kali debit Sungai Comal meningkat, warga di RW 05 sampai RW 08 selalu diselimuti kekhawatiran. Gotong royong hari ini adalah upaya kita bersama untuk menciptakan ‘benteng’ awal guna meminimalisasi air masuk ke rumah-rumah penduduk,” ujar Slamet Ramuji di lokasi kerja bakti.

Baca Juga :  Legislator Kritis dan Solutif Itu telah Menghadap Sang Kholiq

Meski menyadari bahwa penggunaan kantong tanah bersifat sementara, ia menegaskan bahwa langkah antisipasi ini sangat krusial dilakukan sebelum puncak musim penghujan tiba.

Di sela-sela kegiatan, Slamet Ramuji menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan solusi jangka panjang. Sebagai pimpinan DPRD, ia berjanji akan terus mendorong Pemerintah Kabupaten Pemalang serta instansi terkait di tingkat provinsi maupun pusat agar segera merealisasikan pembangunan talud permanen.”Ini adalah langkah darurat. Ke depannya, kami di legislatif akan mengawal ketat agar anggaran pembangunan infrastruktur penahan banjir yang lebih kokoh dan representatif segera terealisasi. Keselamatan warga adalah prioritas yang tidak bisa ditunda,” tegas tokoh Fraksi PKB tersebut.

Baca Juga :  Babinsa Cepogo Fokuskan Pengecekan Minyak Goreng di Tingkat Pengecer

Aksi nyata ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat Desa Mojo. Kehadiran wakil rakyat di lapangan tidak hanya memberikan bantuan tenaga, tetapi juga menjadi sarana dialog langsung bagi warga untuk menyampaikan aspirasi terkait permasalahan infrastruktur di wilayah mereka.

Hingga berita ini dilaporkan, warga bersama sukarelawan masih terus bahu-membahu menyelesaikan penyusunan kantong tanah di sepanjang area rawan jebol sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem.( Joko Longkeyang ).