Emsatunews.co.id, Pemalang – Momentum peringatan Hari Jadi ke-451 Kabupaten Pemalang dirayakan dengan aksi nyata pelestarian alam. Komandan Kodim (Dandim) 0711/Pemalang, Letkol Inf Muhammad Arif, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), menggelar aksi penanaman pohon serentak di berbagai titik wilayah Pemalang, Rabu (21/1).
Pusat kegiatan dilaksanakan di kawasan PT Long Well Indonesia, yang menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan sektor swasta dalam menjaga ekosistem daerah.
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Pemalang Anom Widiyantoro bersama Wakil Bupati Nurkholis. Selain unsur pimpinan daerah, aksi ini juga diikuti oleh jajaran Polres Pemalang, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, hingga manajemen serta karyawan PT Long Well Indonesia.
Dandim 0711/Pemalang, Letkol Inf Muhammad Arif, menegaskan bahwa penanaman pohon ini bukan sekadar seremoni peringatan hari jadi. Lebih dari itu, aksi ini adalah investasi jangka panjang untuk kualitas hidup masyarakat Pemalang. “Ini adalah wujud nyata sinergisitas kami dalam mendukung program pelestarian lingkungan. Kami ingin memastikan bahwa di usia yang ke-451 ini, Kabupaten Pemalang tidak hanya maju secara pembangunan fisik, tetapi juga tetap asri dan lestari,” tegas Letkol Inf Muhammad Arif.
Kegiatan diawali dengan penanaman bibit secara simbolis dan dilanjutkan dengan deklarasi komitmen bersama. Seluruh pimpinan OPD serta jajaran TNI-Polri yang hadir tampak antusias dalam aksi hijau tersebut.
Bagi Pemkab Pemalang, langkah ini menjadi bagian dari visi pembangunan berkelanjutan (sustainable development). Dengan melibatkan pihak swasta dan instansi vertikal, diharapkan kesadaran akan pentingnya menjaga alam dapat menular hingga ke lapisan masyarakat paling bawah.
Acara yang berlangsung tertib dan khidmat ini menjadi potret soliditas Forkopimda Pemalang. Kebersamaan ini diharapkan menjadi modal utama dalam mengawal agenda pembangunan daerah di masa depan, selaras dengan semangat Hari Jadi Kabupaten Pemalang yang ke-451.( Joko Longkeyang ).















