EMSATUNEWS.CO.ID, KENDAL – Kehadiran Polri dalam panen raya jagung merupakan bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.
Polri tidak hanya melaksanakan tugas pengamanan, akan tetapi juga aktif bersinergi dengan pemerintah daerah dan kelompok tani untuk mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan petani.
Demikian yang kemukakan oleh Kapolres Kendal, AKBP Hendry Susanto Sianipar, dalam kegiatan pengamanan dan pendampingan panen raya jagung serentak kuartal IV Tahun 2025, di Desa Jungsemi, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, Kamis (8/1/2026).
“Keterlibatan Polri dilakukan melalui pendampingan dan koordinasi lintas sektoral, serta pengamanan kegiatan pertanian strategis agar berjalan lancar tanpa gangguan kamtibmas”, terang AKBP Hendry Susanto.
Menurut AKBP Hendry Susanto, sinergitas tersebut sangat penting untuk menjaga stabilitas produksi pangan, khususnya komoditas jagung.
Dalam zoom meeting ketahanan pangan nasional yang dipimpin oleh Kapolri dan dipusatkan di Kabupaten Bekasi, diungkapkan bahwa panen raya jagung Kuartal IV 2025 secara nasional luas lahan tanaman jagung mencapai sekitar 47.830 hektar, dengan estimasi hasil panen lebih dari 743 ribu ton.
Polri juga menegaskan komitmennya untuk mendukung swasembada jagung pada 2026 melalui penguatan ekosistem pertanian dari hulu hingga hilir.
Hadir dalam kegiatan panen raya jagung kuartal IV tahun 2025 antara lain Komandan Kodim 0715/Kendal, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kendal, perwakilan Bulog Wilayah Semarang, Badan Pusat Statistik Kabupaten Kendal, Forkopimca Kangkung, pemerintah desa, dan Kelompok Tani Desa Jungsemi. (*17).















