Scroll ke Atas
Berita UtamaDaerahPemalang

PPNI Pemalang Basuh Trauma Warga Lereng Gunung Slamet Yang Terkena Musibah

Joko Longkeyang
28
×

PPNI Pemalang Basuh Trauma Warga Lereng Gunung Slamet Yang Terkena Musibah

Sebarkan artikel ini

Emsatunews.co.id, Pemalang – Duka mendalam menyelimuti lereng Gunung Slamet pascabencana alam yang menerjang Dusun Sawangan, Desa Penakir, Kecamatan Pulosari. Di tengah upaya pemulihan yang dipantau langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, Sabtu (30/1/2026), dukungan moril dan materiil terus mengalir bagi para penyintas.

​Salah satu aksi nyata datang dari Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPD PPNI) Kabupaten Pemalang. Kehadiran organisasi profesi ini bukan sekadar memberikan bantuan logistik, melainkan juga membawa misi penguatan aspek psikologis bagi warga yang tengah dirundung pilu.

Advertisement

​Ketua PPNI Kabupaten Pemalang periode 2022-2027, Tarno, yang turun langsung ke lokasi bencana, bersama pengurusnya mengungkapkan keprihatinannya yang mendalam atas musibah tersebut.

Baca Juga :  Sambangi Desa Penakir, Pangdam IV/Diponegoro Pastikan Percepatan Pemulihan

Menurutnya, pemulihan pascabencana tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga soal ketangguhan jiwa para korban.”Kami keluarga besar PPNI Kabupaten Pemalang menyampaikan duka yang sangat dalam. Doa kami, semoga saudara-saudara kita di sini diberikan kekuatan ekstra untuk segera bangkit, baik secara fisik maupun psikologis,” ujar Tarno di sela-sela kegiatannya di Dusun Sawangan.

​Sebagai bentuk solidaritas sejawat dan kemanusiaan, PPNI Pemalang menyalurkan bantuan berupa sembako dan perlengkapan harian. Menariknya, bantuan tersebut dipilah secara spesifik untuk memenuhi kebutuhan kelompok rentan, mulai dari kebutuhan orang tua hingga perlengkapan khusus bagi anak-anak di pengungsian.

Baca Juga :  Sambut Hari Bhayangkara Ke-77 Tahun 2023, Polres Pekalongan Gelar Vaksinasi Secara Gratis

​Tarno menekankan bahwa perawat memiliki ikatan emosional yang kuat dengan masyarakat. Oleh karena itu, kehadiran para pengurus PPNI di lokasi bencana diharapkan mampu memberikan rasa tenang dan aman bagi warga. “Kami ingin memastikan bahwa warga tidak merasa sendirian. Selain bantuan fisik, pemulihan kondisi kejiwaan atau trauma healing secara implisit kami sisipkan melalui interaksi langsung dengan mereka,” tambahnya.

​Langkah PPNI ini sejalan dengan instruksi percepatan pemulihan yang ditekankan oleh Gubernur Jateng. Sinergi antara pemerintah dan organisasi profesi seperti PPNI diharapkan mampu mempercepat kembalinya senyum di wajah warga lereng Slamet, hingga mereka benar-benar kuat untuk menata kembali masa depan. ( Joko Longkeyang ).