Scroll ke Atas
Berita UtamaDaerahNasionalPemalang

Slamet Ramuji DPRD PKB Pimpin Kerja Bakti, Desak Pembangunan Tanggul Darurat di Desa Mojo

Joko Longkeyang
64
×

Slamet Ramuji DPRD PKB Pimpin Kerja Bakti, Desak Pembangunan Tanggul Darurat di Desa Mojo

Sebarkan artikel ini

Emsatunews.co,id, Pemalang – Ancaman banjir akibat meluapnya Sungai Comal di awal tahun 2026 menjadi perhatian serius bagi legislatif Kabupaten Pemalang. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pemalang dari Fraksi PKB, Slamet Ramuji, menginstruksikan percepatan langkah antisipasi di titik-titik rawan, terutama di wilayah Kecamatan Ulujami.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Slamet Ramuji di sela-sela kesibukannya melakukan kerja bakti bersama warga Desa Mojo, Kecamatan Ulujami, pada Jumat (2/1/2026). Anggota DPRD dari Daerah Pemilihan (Dapil) 4 yang meliputi Kecamatan Bodeh, Comal, dan Ulujami ini tampak membaur dengan masyarakat guna memitigasi dampak bencana tahunan.

Benteng Darurat di Tengah Ancaman Luapan
Fokus utama mitigasi kali ini adalah pembangunan talud atau tanggul penahan banjir menggunakan ratusan kantong yang diisi dengan tanah. Pembangunan tanggul darurat ini diprioritaskan untuk melindungi pemukiman di lingkungan RW 05 hingga RW 08 Desa Mojo yang selama ini menjadi langganan banjir akibat luapan Sungai Comal.”Setiap tahun, warga di Desa Mojo, khususnya dari RW 5 sampai RW 8, selalu dibayangi kekhawatiran saat debit Sungai Comal meningkat. Oleh karena itu, hari ini kami bersama warga bergotong-royong membangun penahan banjir dari kantong tanah,” ujar Slamet Ramuji di lokasi kerja bakti.

Advertisement
Baca Juga :  DPRD Pemalang Minta Bupati Tidak Rumahkan Honorer Gagal CPNS

Meskipun menyadari bahwa penggunaan kantong tanah ini bukan merupakan solusi permanen yang maksimal, Slamet Ramuji menegaskan bahwa langkah ini sangat krusial sebagai “benteng” pertama untuk meminimalisasi volume air yang masuk ke pemukiman warga.

Komitmen Kawal Pembangunan Permanen
Sebagai wakil rakyat dari Fraksi PKB, Slamet Ramuji berkomitmen untuk terus mendorong Pemerintah Kabupaten Pemalang maupun instansi terkait di tingkat provinsi dan pusat agar segera merealisasikan pembangunan talud permanen yang lebih kokoh. Menurutnya, keselamatan warga di wilayah pesisir dan bantaran sungai tidak boleh ditunda.”Kami menyadari ini sifatnya darurat dan mungkin belum maksimal membendung banjir besar. Namun, setidaknya bisa mengurangi dampak yang dirasakan warga. Ke depan, kami di DPRD akan terus mengawal agar pembangunan infrastruktur penahan banjir yang lebih representatif segera dianggarkan dan dilaksanakan,” tambah pria yang juga menjabat sebagai pimpinan di DPRD Pemalang tersebut.

Baca Juga :  Puluhan Pendekar Berkumpul di Kodim Sragen, Membahas apa?

Kehadiran sosok wakil rakyat di tengah warga yang sedang bekerja bakti ini mendapat apresiasi positif dari masyarakat setempat. Selain memberikan bantuan tenaga, kehadiran Slamet Ramuji juga menjadi ruang dialog bagi warga untuk menyampaikan keluh kesah mereka terkait permasalahan infrastruktur di wilayah Dapil 4.

Hingga berita ini diturunkan, warga Desa Mojo bersama tim sukarelawan masih terus berupaya menyelesaikan tumpukan kantong tanah di sepanjang titik rawan jebolnya tanggul, sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi puncak musim penghujan tahun ini.( Joko Longkeyang  ).