Scroll ke Atas
Berita UtamaDaerahNasionalPemalang

Slamet Ramuji Terjun Langsung Ke TKP Banjir Luapan Sungai Comal

Joko Longkeyang
98
×

Slamet Ramuji Terjun Langsung Ke TKP Banjir Luapan Sungai Comal

Sebarkan artikel ini
Slamet Ramuji (Tengah) anggota DPRD Kabupaten Pemalang langusng turun ke lokasi banjir.

Emsatunews.co.id, Pemalang – Ribuan warga di pesisir utara Kabupaten Pemalang kembali harus berjibaku dengan air. Luapan Sungai Comal yang terjadi pada Sabtu (17/1/2026) dini hari, melumpuhkan aktivitas warga di Kecamatan Ulujami dan Comal. Kondisi diperparah dengan fenomena banjir rob yang menghambat laju air menuju laut, membuat pemukiman warga terendam hingga kedalaman lebih dari satu meter.

Bencana mulai menerjang saat sebagian besar warga tengah terlelap. Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, air mulai merangsek ke pemukiman warga sekitar pukul 01.30 WIB. Faktor cuaca ekstrem dan intensitas hujan yang tinggi di wilayah hulu menyebabkan debit Sungai Comal melampaui kapasitas tampung.

Advertisement

Desa Mojo di Kecamatan Ulujami menjadi salah satu wilayah dengan dampak terparah. Di desa ini, air merendam sedikitnya 1.212 rumah yang dihuni oleh sekitar 4.576 jiwa. Ketinggian air bersifat fluktuatif, mulai dari 50 sentimeter hingga mencapai titik ekstrem 120 sentimeter di kawasan yang lebih rendah.”Kondisi di Desa Mojo dan sekitarnya memang menjadi tumpuan air. Evakuasi alami berjalan lambat karena air sungai yang meluap bertemu dengan banjir rob dari laut utara,” ujar Pimpinan DPRD Kabupaten Pemalang dari Fraksi PKB, Slamet Ramuji, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat pada Sabtu pagi (17/1/2026).

Baca Juga :  Bupati Pemalang Dampingi Gubernur Jateng Tinjau Desa Blendung Yang Terkena Rob

Selain Desa Mojo, banjir juga menggenangi sejumlah desa strategis lainnya seperti Desa Susukan, Klegen, Kebagusan, Limbangan, hingga Desa Pesantren. Di Dusun Karangsambung, tepatnya di lingkungan RW 07 dan 08, serta RW 05, ratusan keluarga terisolasi akibat akses jalan yang tertutup genangan air yang cukup tinggi.

Meski hingga saat ini laporan mengenai korban jiwa dinyatakan nihil, kerugian materiil diprediksi cukup signifikan mengingat banyaknya hunian warga yang terendam dalam durasi yang cukup lama.

Baca Juga :  Banjir Rob Di Desa Mororejo, Bupati Kendal: Kabupaten Kendal Prioritas Pembangunan Tanggul Laut

Slamet Ramuji, yang juga merupakan legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) 4 mencakup Kecamatan Bodeh, Comal, dan Ulujami, menekankan pentingnya langkah konkret dari pemerintah daerah untuk menangani persoalan menahun ini. Menurutnya, kombinasi luapan sungai dan rob membutuhkan penanganan infrastruktur yang lebih terintegrasi.”Kami terus memantau kondisi di lokasi. Saat ini hujan masih turun, dan tim di lapangan tetap siaga. Fokus utama adalah memastikan kebutuhan dasar warga terdampak terpenuhi sembari mencari solusi agar air bisa lebih cepat surut,” tambah Slamet.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih bertahan di rumah masing-masing maupun di titik pengungsian mandiri. Cuaca mendung yang masih menggelayuti wilayah Kabupaten Pemalang utara memicu kekhawatiran akan adanya banjir susulan.( Joko Longkeyang).