Emsatunews.co.id, Klaten – Langit Kabupaten Klaten tampak mendung mengiringi prosesi pemakaman salah satu putra terbaiknya. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, hadir langsung untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Wakil Bupati Klaten, Benny Indra Ardhianto, yang berpulang pada Sabtu (7/2/2026). Kehadiran orang nomor satu di Jawa Tengah tersebut bukan sekadar kewajiban protokoler, melainkan bentuk kehilangan mendalam atas sosok yang sudah dianggapnya sebagai anak sendiri.
Pada Minggu (8/2/2026), suasana di rumah duka dipenuhi isak tangis dan doa. Ahmad Luthfi tidak hanya melayat, tetapi juga memimpin pelepasan jenazah, menyalatkan, hingga mengantarkan almarhum menuju tempat peristirahatan terakhirnya di pemakaman.
Dalam sambutannya yang emosional, Ahmad Luthfi mengungkapkan bahwa hubungan keduanya telah terjalin jauh sebelum Benny menjabat sebagai Wakil Bupati.”Secara pribadi, almarhum sudah saya anggap seperti anak sendiri. Saya mengenal beliau sejak sebelum menjadi apa-apa, hingga dedikasinya luar biasa saat mengabdi sebagai Wakil Bupati Klaten,” ujar Luthfi dengan nada bicara yang bergetar.
Gubernur mengenang Benny sebagai figur pemimpin muda yang santun dan murah senyum. Di mata Luthfi, politisi muda tersebut adalah sosok yang tidak pernah ingin menyakiti hati siapa pun selama menjalankan roda pemerintahan.”Kita sepakat bahwa Wakil Bupati Klaten, almarhum Benny, adalah tiyang sae (orang baik)? Kita sepakat beliau adalah piyantun sae?” tanya Gubernur kepada para pelayat, yang kemudian dijawab dengan seruan “Sae” secara serempak.
Kepergian Benny Indra Ardhianto meninggalkan celah besar bagi kepemimpinan muda di Jawa Tengah. Sebagai politisi Partai Gerindra yang baru berusia 33 tahun, ia telah menunjukkan bahwa usia muda bukanlah penghalang untuk mengabdi dengan integritas tinggi.
Gubernur Ahmad Luthfi, yang didampingi Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, turut mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan, mulai dari istri, anak, hingga orang tua, diberikan ketabahan yang luar biasa. “Semoga almarhum husnul khatimah dan segala amal baktinya diterima di sisi-Nya,” pungkas Luthfi.**( Joko Longkeyang).















