Scroll ke Atas
Berita UtamaNasional

Wapres Gibran dan Ahmad Luthfi Jamin Sertifikat Rumah Korban Tanah Gerak Tegal

Joko Longkeyang
5
×

Wapres Gibran dan Ahmad Luthfi Jamin Sertifikat Rumah Korban Tanah Gerak Tegal

Sebarkan artikel ini

Emsatunews.co.id, Tegal – Harapan baru menghampiri ribuan pengungsi bencana tanah gerak di Desa Padasari, Kabupaten Tegal. Pemerintah memastikan akan merelokasi warga ke hunian yang lebih aman. Tak sekadar tempat tinggal, para penyintas juga dijanjikan kepastian hukum berupa sertifikat kepemilikan rumah secara gratis.

​Langkah tegas diambil pemerintah dalam menangani krisis bencana tanah gerak yang melanda wilayah Tegal. Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka bersama Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau langsung kondisi pengungsian pada Jumat (6/2/2026). Keduanya sepakat bahwa keselamatan warga adalah prioritas yang tidak bisa ditawar.

Advertisement

​Di tengah tumpukan barang evakuasi, Gubernur Ahmad Luthfi meminta masyarakat untuk mengikhlaskan bangunan lama yang kini berada di zona merah. Ia menegaskan bahwa tanah di lokasi asal masih terus bergerak dan sangat berisiko bagi keselamatan jiwa.​”Ibu dan Bapak tidak perlu cemas soal rumah di sana. Fokus kita sekarang adalah pindah ke tempat yang aman. Pemerintah akan siapkan hunian tetap, lengkap dengan sertifikatnya. Urusan legalitas nanti kami yang selesaikan,” ujar Luthfi dengan nada menenangkan.

Baca Juga :  Anggota Babinsa Koramil 09 Tonjong Kodim 0713 Brebes Melaksanakan Pendampingan Giat BIAN di Pustu Desa Kutayu

​Senada dengan Gubernur, Wapres Gibran Rakabuming Raka yang sebelumnya melihat langsung rekahan tanah di permukiman, mengingatkan warga agar tidak kembali ke lokasi bencana. Gibran juga menekankan agar pelayanan di posko pengungsian diperketat, terutama bagi lansia, anak-anak, dan ibu menyusui.​”Saya lihat jalannya sudah terbelah, sangat berbahaya. Pastikan stok makanan aman, obat-obatan tersedia, dan tenaga medis harus standby 24 jam,” tegas Wapres.

Baca Juga :  Peduli Terhadap Keamanan Dan Ketertiban, FPB Tolak Konser Denny Caknan di Pekalongan

​Selain jaminan tempat tinggal, Wapres meminta pendataan terhadap aset produktif warga seperti lahan tani dan hewan ternak dilakukan secara mendalam. Hal ini bertujuan agar proses relokasi tidak memutus mata pencaharian warga setempat.

​Hingga saat ini, tercatat 464 rumah terdampak dengan 1.686 jiwa yang terpaksa mengungsi. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sendiri telah mengucurkan dana bantuan lebih dari Rp338 juta yang mencakup logistik, kesehatan, hingga perlengkapan sekolah bagi anak-anak korban bencana.**( Joko Longkeyang)