Scroll ke Atas
Berita Utama

Ringankan Beban Perantau, Ahmad Luthfi Lepas Ratusan Peserta Balik Gratis di Stasiun Tawang

Joko Longkeyang
15
×

Ringankan Beban Perantau, Ahmad Luthfi Lepas Ratusan Peserta Balik Gratis di Stasiun Tawang

Sebarkan artikel ini

Emsatunews.co.id, Semarang – Senyum semringah terpancar dari wajah para pemudik yang hendak kembali ke perantauan. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, secara resmi melepas keberangkatan peserta program “Balik Rantau Gratis” moda kereta api di Stasiun Tawang, Semarang, pada Jumat (27/3/2026).

​Langkah ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat, khususnya para pekerja informal, yang ingin kembali mengadu nasib di ibu kota dan sekitarnya setelah merayakan Idulfitri di kampung halaman.

Advertisement

​Solusi Ekonomi Pasca-Lebaran

​Gubernur Ahmad Luthfi menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk menjaga stabilitas ekonomi rumah tangga para perantau. Menurutnya, masa libur Lebaran biasanya menguras tabungan warga karena berbagai keperluan di kampung halaman.

​”Kita berangkatkan arus balik hari ini menggunakan jalur kereta api. Warga yang sudah mudik ke Jawa Tengah biasanya sudah berbelanja di kampung masing-masing sampai bekalnya menipis. Dengan adanya balik gratis ini, mereka sangat terbantu dan merasa senang,” ujar Ahmad Luthfi saat didampingi jajaran manajemen PT KAI Daop 4 Semarang dan Bank Jateng.

Baca Juga :  Tok!! Sengketa Pilgub Jateng Resmi Berakhir, Ahmad Luthfi-Taj Yasin Siap Dilantik

​Pada pemberangkatan kali ini, tercatat sebanyak 320 penumpang mengisi empat gerbong kereta api yang telah disediakan khusus. Ahmad Luthfi menambahkan bahwa fasilitas serupa juga akan tersedia melalui moda transportasi bus dengan kapasitas yang lebih besar pada hari berikutnya.

​Pesan untuk Para Perantau

​Tak sekadar melepas keberangkatan, orang nomor satu di Jawa Tengah ini juga menitipkan pesan moral kepada para warga. Ia meminta para perantau untuk tetap menjaga integritas dan etos kerja yang tinggi di tanah perantauan.

​”Bekerjalah dengan keras, rajin, dan yang terpenting jangan melanggar hukum. Ingat, ada keluarga yang menanti dan menaruh harapan besar di kampung halaman,” tegasnya.

​Ia juga berharap karakter masyarakat Jawa Tengah yang dikenal guyub, rukun, dan toleran tetap dibawa sebagai identitas positif di mana pun mereka berada.

Baca Juga :  Hadir Di Jamnas Disabilitas, Ahmad Luthfi Katakan Jateng Jadi Percontohan Nasional

​Antusiasme dan Harapan Warga

​Manfaat program ini dirasakan langsung oleh Susanto, perantau asal Pati yang menetap di Bekasi. Baginya, program ini adalah pengalaman pertama bagi kedua buah hatinya merasakan perjalanan kereta api jarak jauh.

​”Sangat menghemat biaya keluarga. Biasanya hanya naik commuter line, sekarang anak-anak bisa merasakan pengalaman naik kereta jarak jauh. Terima kasih Pemerintah Jateng,” ungkap Susanto.

​Senada dengan hal tersebut, Zainal Mubarok, warga asal Demak tujuan Bogor, mengaku sangat terbantu dari sisi finansial. Jika menempuh perjalanan mandiri, ia bisa menghabiskan biaya hingga Rp1 juta per orang.

​”Alhamdulillah, dari sisi ekonomi ini sangat menolong. Harapan kami ke depan jumlah gerbongnya bisa ditambah lagi supaya lebih banyak warga yang terbantu,” pungkas Zainal.

​Program Balik Rantau Gratis ini merupakan sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, pemerintah kabupaten/kota, Bank Jateng, serta berbagai pemangku kepentingan terkait sebagai wujud pelayanan prima bagi masyarakat.**( Joko Longkeyang).