Scroll ke Atas
Berita UtamaNasional

Unik! Ada Bus Manchester United di Mudik Gratis Jateng, Luthfi: Mau ke Inggris?

Joko Longkeyang
19
×

Unik! Ada Bus Manchester United di Mudik Gratis Jateng, Luthfi: Mau ke Inggris?

Sebarkan artikel ini

Emsatunews.co.id, Pemalang – Suasana pelepasan program Mudik Gratis Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di Museum Purna Bhakti Pertiwi, TMII, Jakarta, Senin (16/3/2026) mendadak riuh. Gelak tawa pecah saat Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menemukan sebuah bus dengan tampilan (livery) klub raksasa Inggris, Manchester United, di barisan armada.

​Kehadiran bus berlogo “Setan Merah” itu langsung mencuri perhatian sang Gubernur. Luthfi pun tak tinggal diam dan langsung melontarkan candaan segar kepada para penumpang dan kru bus.​”Bus MU? Wah, semalam habis menang 3-1 ini. Tapi ini busnya benar ke Jateng? Jangan-jangan mudiknya ke Inggris,” seloroh Ahmad Luthfi yang langsung disambut tawa renyah para perantau di lokasi.

Advertisement
Baca Juga :  520 KPM Desa Legok Antrian di Kantor PT Pos Bantarkawung Caikan Bantuan Program Sembako dan BBM Tahap Pertama

​Cek Kondisi Penumpang

​Rasa penasaran membawa mantan Kapolda Jateng ini masuk ke dalam bus yang ternyata disediakan oleh Jasa Raharja tersebut. Di dalam, ia menyapa para penumpang yang merupakan perantau dengan tujuan Kabupaten Tegal.​”Ini ceritanya bagaimana kok busnya Manchester United? Jangan-jangan beneran mau ke Manchester ini,” candanya lagi sambil memastikan kenyamanan para pemudik yang terdiri dari pedagang, buruh, hingga mahasiswa.

​Komitmen “Mudik Gampang, Balik Tenang”

​Tahun ini, antusiasme masyarakat Jawa Tengah di perantauan meningkat drastis. Pemprov Jateng tercatat memberangkatkan total 325 bus dari TMII dengan total penumpang mencapai 16.186 orang. Belasan ribu pemudik ini disebar menuju 35 kabupaten/kota di seluruh Jawa Tengah.

Baca Juga :  Jalur Semarang-Godong Dikebut, Target Fungsional H-7 Lebaran

​Selain dari Jakarta, Pemprov Jateng juga memfasilitasi 23 armada bus dari Bandung, Jawa Tengah, untuk mengakomodasi para perantau di Jawa Barat.

Ahmad Luthfi menegaskan bahwa program bertajuk “Mudik Gampang, Balik Tenang” ini adalah wujud nyata kehadiran negara bagi rakyatnya. Menurutnya, pemerintah ingin meringankan beban ekonomi masyarakat perantauan agar bisa merayakan hari raya di kampung halaman tanpa pusing memikirkan biaya transportasi.​”Semua warga kita ‘openi’ (urus). Ini adalah bentuk kehadiran negara untuk membantu masyarakat di perantauan agar bisa pulang dengan rasa aman dan nyaman,” pungkas Luthfi.

​Dengan dilepaskannya ratusan armada ini, diharapkan para perantau dapat tiba di tujuan dengan selamat dan membawa kebahagiaan bagi keluarga di tanah kelahiran.**( Joko Longkeyang).