Scroll ke Atas
Berita UtamaDaerahNasionalPemalang

Bupati Pemalang Kukuhkan Kampung Siaga Bencana, Wamensos Serahkan Santunan

Joko Longkeyang
8
×

Bupati Pemalang Kukuhkan Kampung Siaga Bencana, Wamensos Serahkan Santunan

Sebarkan artikel ini

Emsatunews.co.id, Pemalang – Upaya memperkuat sistem mitigasi bencana di tingkat akar rumput terus digenjot Pemerintah Kabupaten Pemalang. Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, memimpin langsung apel pengukuhan serta simulasi uji Standar Operasional Prosedur (SOP) Kampung Siaga Bencana (KSB) yang dipusatkan di halaman Pendopo Kabupaten Pemalang, Senin (18/5/2026).

​Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi masyarakat Desa Penakir, Kecamatan Pulosari, yang kini resmi memiliki satuan tugas khusus berbasis komunitas untuk menghadapi potensi ancaman alam.

Advertisement

​Respons Cepat Pemerintah Pusat

​Pengukuhan ini terasa istimewa dengan kehadiran Wakil Menteri Sosial (Wamensos) RI, Agus Jabo Priyono. Dalam kesempatan tersebut, Kementerian Sosial menyerahkan bantuan logistik guna mendukung kesiapsiagaan bencana di wilayah Kecamatan Pulosari, yang dikenal sebagai salah satu zona rawan bencana di Pemalang.

Baca Juga :  Bupati Pemalang Matangkan RKPD 2027 Lewat Forum Lintas Perangkat Daerah

​Wamensos menegaskan bahwa penguatan KSB merupakan langkah krusial agar masyarakat tidak hanya menjadi objek, tetapi menjadi subjek yang tangguh dalam melakukan penanganan awal saat keadaan darurat terjadi.

​Santunan Bagi Korban Pohon Tumbang

​Selain fokus pada mitigasi, sisi kemanusiaan juga menjadi sorotan dalam seremoni ini. Wamensos Agus Jabo Priyono menyerahkan santunan ahli waris kepada keluarga dari tiga korban jiwa akibat peristiwa pohon tumbang yang terjadi di Kabupaten Pemalang beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  Bupati Pemalang Ajak Warga Rutin Donor Darah, Dan Bermanfaat Bagi Kesehatan

​Uji Ketangkasan Melalui Simulasi

​Usai prosesi pengukuhan, para relawan KSB Desa Penakir menunjukkan ketangkasan mereka dalam simulasi uji SOP. Simulasi ini meliputi koordinasi komunikasi, teknik evakuasi, hingga manajemen penyaluran bantuan di lapangan.

​Bupati Anom Widiyantoro berharap, dengan dikukuhkannya KSB ini, Desa Penakir dan sekitarnya mampu meminimalkan risiko dampak bencana melalui prosedur yang terukur dan terencana secara mandiri.**( Joko Longkeyang).