EMSATUNEWS.CO.ID,COMAL— Suasana istimewa terasa saat upacara penurunan Sang Saka Merah Putih dan aubade tingkat Kecamatan Comal digelar di Lapangan Jatidiri, Senin sore 17 Agustus 2026.
Lapangan Jatidiri yang bertahun-tahun terbengkalai, ditumbuhi rumput dan ilalang, dalam waktu hanya satu pekan berkat gotong royong warga berubah menjadi lokasi upacara yang bersih, tertata, dan tampak megah.
Camat Comal, Muchammad Maksum, S.IP., M.M., menyampaikan keberhasilan ini lahir dari kerja sama seluruh unsur masyarakat. “Desa-desa terdekat kami ajak berpartisipasi membersihkan lapangan bersama. Semua ini berkat kebersamaan warga Comal,” ujarnya. Semangat itu membuktikan: tempat yang sempat terabaikan pun bisa berubah menjadi ruang yang layak dan bermartabat jika bergerak bersama.
Upacara kali ini sekaligus menjadi momen perpisahan yang menyentuh. Inspektur Upacara, Kapolsek Comal AKP Imam Santoso, S.H., melaksanakan penurunan bendera ini sebagai upacara terakhirnya sebelum pindah tugas.
“Baru kali ini saya rasakan upacara seperti di Istana Merdeka. Seluruh tata caranya menyerupai upacara nasional. Sangat berkesan,” ungkapnya dengan suara penuh haru.
Ia menyampaikan terima kasih kepada Forkopimcam, pemerintah desa, dan seluruh warga yang mendukung kinerja kepolisian selama ini. “Apa yang dilakukan Pak Camat bersama masyarakat ini adalah kado terindah sebelum saya meninggalkan Comal. Saya hanya bisa mengucapkan: matur nuwun, matur nuwun,” ucapnya tulus.
Dengan rendah hati, Imam berpamitan dan memohon maaf. “Saya dan keluarga mohon dimaafkan dengan tulus jika dalam menjalankan tugas ada kekhilafan. Doa baik dari warga Comal menjadi bekal saya untuk berbakti di tempat yang baru.”
Di tengah kehangatan perpisahan itu, ia melontarkan kalimat sederhana yang menyentuh hati semua hadirin: “Mau nangis, tapi kok lanang.”
Penurunan Sang Saka Merah Putih di Lapangan Jatidiri tahun ini bukan sekadar peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan. Ia menjadi bukti kekuatan gotong royong warga Comal, sekaligus kenang-kenangan terindah yang melekat di hati AKP Imam Santoso.
Rozikin Sanoe














