Scroll ke Atas
Berita UtamaNasional

Kata Gubernur Jateng, Potensi Desa Basis Pembangunan Jawa Tengah yang Berkelanjutan

Joko Longkeyang
94
×

Kata Gubernur Jateng, Potensi Desa Basis Pembangunan Jawa Tengah yang Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini

Emsatunews.co.id, Kendal – Dalam suasana hangat “Nongkrong Bareng dan Silaturahmi dengan Gubernur Jawa Tengah” di Pendopo Kabupaten Kendal, Jumat (7/3/2025), Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan visi pembangunan Jawa Tengah yang berakar kuat pada potensi desa. Beliau menegaskan, desa-desa di Jawa Tengah menyimpan potensi luar biasa yang mampu menjadi landasan kokoh pembangunan daerah.

“Kita perlu menggali dan memaksimalkan potensi yang ada di setiap desa, kecamatan, dan kabupaten,” ujar Luthfi. “Potensi ini akan menjadi pijakan utama dalam merumuskan kebijakan pembangunan di tingkat provinsi, demi mewujudkan Jawa Tengah yang lebih sejahtera.”

Advertisement

Gubernur menekankan pentingnya setiap desa memiliki produk unggulan. Produk tersebut, baik di sektor pariwisata, pertanian, atau sektor lainnya, perlu disinergikan dengan program pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota. Kolaborasi ini, menurutnya, merupakan kunci untuk menyejahterakan masyarakat desa.

Baca Juga :  Dandim 0713 Brebes Minta Jajarannya Agar Bijak Dalam Bermedsos

Silaturahmi di Kendal merupakan bagian dari program “Selapanan Gubernur Jawa Tengah,” sebuah inisiatif berkeliling ke 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Program ini bertujuan untuk memahami secara langsung potensi dan permasalahan di setiap daerah, sehingga kebijakan yang dihasilkan lebih responsif dan tepat sasaran.

“Lima tahun ke depan, saya ingin mendengar langsung apa yang perlu kita kerjakan bersama,” ungkap mantan Kapolda Jateng ini.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Luthfi menerima berbagai masukan dari masyarakat Kendal. Masalah pendidikan, penyerapan tenaga kerja, infrastruktur, pertanian, nelayan, dan berbagai isu sosial lainnya menjadi sorotan. Salah satu masukan penting datang dari Serikat Buruh dan Pekerja Kabupaten Kendal terkait pendidikan vokasi.

Baca Juga :  Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Tinjau Langsung Rumah Penerima Bantuan RTLH di Kendal

Pertumbuhan investasi yang pesat di Kendal, khususnya dengan adanya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), belum diimbangi dengan serapan tenaga kerja lokal yang memadai. Menanggapi hal ini, Gubernur Luthfi menjelaskan bahwa kesiapan tenaga kerja perlu ditingkatkan. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, bersama kementerian terkait, akan meningkatkan akses pendidikan vokasi dan Balai Latihan Kerja (BLK) agar sesuai dengan kebutuhan industri.

Selain itu, masukan terkait pendidikan karakter, pendidikan agama, serta insentif bagi guru agama dan guru madrasah diniyah (madin) juga menjadi perhatian serius. Gubernur memastikan bahwa program beasiswa untuk pesantren dan guru agama telah berjalan melalui Biro Kesra Pemprov Jateng, dan sedang dikaji untuk guru madin, dengan koordinasi bersama Pemkab Kendal.**( Joko Longkeyang ).