EMSATUNEWS.CO.ID, BREBES – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Brebes bersama Tim Balane Harris Turino mengerahkan beberapa alat berat 2 unit excavator di desa Adisana dan desa Dukuhturi Kecamatan Bumiayu pada Minggu 15 Februari 2026.

Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil IX DR Harris Turino, ST MM MSi mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk pengerukan dan normalisasi sungai Kali Keruh yang sering meluap dan mengancam keselamatan warga di Kecamatan Bumiayu (Brebes wilayah selatan).
“Politik bukan semata soal perebutan kekuasaan, melainkan tentang keberpihakan dan kerja nyata, membangun peradaban melalui kepedulian kepada sesama,” kata Harris Turino.
Selain itu, Harris Turino juga mendorong penyaluran tangki air bersih di Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, karena sudah seminggu PDAM tidak mengalir dan banyak warga kesulitan air bersih.
“Kami hadir untuk membantu dan memberikan solusi, bukan hanya berteriak ‘Merdeka’,” tambahnya.
Ketua Balane Harris Turino Brebes Selatan, Drs H Ahmad Ridwan, mengapresiasi kepedulian dari Harris Turino atas langkah dan kepeduliannya terhadap masyarakat yang terdampak banjir bandang yang menimpa pemukiman warga di bantaran Kali Keruh selama ini.
“Kami sangat mengapresiasi kepedulian dari Pak Harris selaku Anggota dewan dapil IX Brebes, Tegal Selawi Bumiayu (Betawiayu) atas langkah cepat dan kepeduliannya terhadap masyarakat yang terdampak.
Kami berharap pemerintah dapat segera mengambil langkah cepat untuk membangun kembali tanggul-tangul Sungai Kali Keruh yang jebol, agar luapan air tidak lagi mengancam rumah dan sawah warga,” katanya.
Ahmad Ridwan juga menambahkan bahwa Tim Balane Harris Turino Brebes Selatan telah melakukan aksi baksos ini untuk langsung membantu penanggulangan bencana banjir di Kecamatan Bumiayu.
“Kami bersama Pak Harris dan Tim Balane Harris Turino Brebes Selatan akan terus berupaya membantu masyarakat yang terdampak,” pungkasnya.
PDI Perjuangan juga berharap pemerintah segera memulihkan dampak bankir Kali Keruh dan memperbaiki jalur air PDAM yang terkena dampak di Kabupaten Tegal.
“Bagi kami, perjuangan sejati adalah memastikan rakyat merasa aman, terlindungi, dan tidak pernah berjalan sendirian menghadapi bencana,” tutup Harris Turino.***















