Scroll ke Atas
Berita UtamaDaerahNasional

Sinergi Luthfi-Gus Yusuf: Kolaborasi Tuntaskan Kemiskinan dan Jaga Ketahanan Energi

Joko Longkeyang
33
×

Sinergi Luthfi-Gus Yusuf: Kolaborasi Tuntaskan Kemiskinan dan Jaga Ketahanan Energi

Sebarkan artikel ini

Emsatunews.co.id, Magelang – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, melakukan kunjungan silaturahmi ke Pondok Pesantren Asrama Perguruan Islam (API) Tegalrejo, Magelang, Senin (6/4/2026). Dalam pertemuan tersebut, sang Gubernur bersama pengasuh pesantren, KH Muhammad Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf, membahas isu-isu krusial mulai dari strategi pengentasan kemiskinan hingga stabilitas energi di daerah.

​Kedatangan Ahmad Luthfi beserta rombongan disambut dengan penuh keakraban oleh Gus Yusuf. Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antara umara (pemerintah) dan ulama untuk merespons tantangan sosial-ekonomi yang dihadapi warga Jawa Tengah.

Advertisement

 

​Fokus Pengentasan Kemiskinan Multisektor

​Dalam dialognya, Ahmad Luthfi menekankan bahwa masalah kemiskinan tidak bisa diselesaikan hanya dengan bantuan satu arah. Ia mendorong adanya intervensi terintegrasi yang mencakup berbagai aspek kehidupan masyarakat.

Baca Juga :  Jadi BPD Tersehat Nasional, Bank Jateng Bukukan Laba Rp1,4 Triliun

​”Kita tidak boleh bekerja secara parsial. Penanganan kemiskinan harus sistematis dan terpola. Fokus kita bukan hanya perbaikan hunian, tapi juga akses pendidikan, kualitas kesehatan, serta penguatan sektor ekonomi agar warga benar-benar mandiri,” jelas Luthfi.

​Senada dengan hal tersebut, Gus Yusuf menegaskan bahwa pendekatan menyeluruh adalah satu-satunya jalan keluar untuk memutus rantai kemiskinan. “Saya sangat setuju, penanganan ini memang harus komprehensif. Tidak bisa dipotong-potong per sektor saja,” ujar tokoh yang juga politikus PKB tersebut.

​Antisipasi Gejolak Global dan Stok BBM

​Diskusi keduanya juga melebar ke arah dinamika politik luar negeri, terutama konflik di Timur Tengah yang berisiko mengganggu pasokan energi. Gus Yusuf mengingatkan pemerintah daerah untuk waspada terhadap potensi lonjakan harga dan ketersediaan minyak di lapangan.

Baca Juga :  Genjot PAD, BUMD Jateng Targetkan Setoran Dividen Naik 10,58 Persen!

​Menanggapi kekhawatiran tersebut, Ahmad Luthfi memastikan bahwa pihaknya terus memantau distribusi energi di seluruh pelosok provinsi. “Masyarakat tidak perlu cemas, cadangan BBM di Jawa Tengah saat ini dipastikan aman. Meskipun penentuan harga adalah domain pemerintah pusat, kami tetap menyiapkan langkah antisipatif di level daerah,” ungkapnya.

​Selain itu, Gus Yusuf menitipkan pesan agar program-program besar, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), dijalankan dengan pengawasan ketat dan sosialisasi yang masif agar masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya tanpa kendala administratif.

​Pertemuan di Tegalrejo ini ditutup dengan komitmen bersama untuk terus menjaga stabilitas sosial dan ekonomi di Jawa Tengah melalui koordinasi yang berkelanjutan.**( Joko Longkeyang).