Scroll ke Atas
Berita UtamaDaerahPemalang

Pesisir Pemalang Ambles 1,6 Meter, Tanggul Laut Segera Dibangun

Joko Longkeyang
27
×

Pesisir Pemalang Ambles 1,6 Meter, Tanggul Laut Segera Dibangun

Sebarkan artikel ini

Emsatunews.co.id, Pemalang – Pemerintah Kabupaten Pemalang bergerak cepat merespons ancaman banjir rob yang kian mengkhawatirkan di wilayah pesisir. Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, secara resmi menerima audiensi tim Badan Otoritas Pengelola Pantura Jawa (BPOPPJ) untuk mematangkan proyek pengamanan pantai di ruang Gadri, Senin (6/4/2026).

​Langkah strategis ini diambil menyusul data mencengangkan terkait kondisi geografis wilayah pesisir Pemalang. Anom mengungkapkan bahwa laju penurunan muka tanah di daerahnya sudah mencapai level yang sangat signifikan.

Advertisement

​”Sejak tahun 2017 hingga saat ini, penurunan tanah yang kami catat mencapai 150 hingga 160 sentimeter. Jika dirata-rata, wilayah kita mengalami penurunan sekitar 12 sentimeter setiap tahunnya,” ungkap Anom Widiyantoro di hadapan jajaran OPD dan tim BPOPPJ.

Baca Juga :  Melalui Kegiatan HSN 2025, Bupati Pemalang Dorong Santri Perkuat Dakwah Islam

​Strategi Modern: Tanggul hingga Danau Retensi

​Menanggapi instruksi Presiden dalam mengamankan kawasan strategis ekonomi di jalur Pantura, Deputi Bidang Pengelolaan Wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur BPOPPJ, Agus Andriyanto, memaparkan sejumlah skema infrastruktur yang akan diterapkan.

​Proyek ini tidak hanya mengandalkan bangunan fisik konvensional, tetapi juga menggunakan teknologi ramah lingkungan. Beberapa metode yang disiapkan antara lain:​ Pembangunan Tanggul Laut: Sebagai benteng utama penahan laju air pasang. Metode Hibrida (Hosogai): Penggunaan struktur inovatif untuk penguatan pantai. Nature-Based Solutions: Pendekatan berbasis alam untuk menjaga ekosistem pesisir. Danau Retensi: Pembangunan penampungan air sebagai alternatif efisiensi lahan dan biaya.​”Danau retensi menjadi solusi cerdas untuk mengelola debit air tanpa harus menghabiskan biaya besar dalam penyediaan lahan daratan yang luas,” jelas Agus.

Baca Juga :  Wujudkan Energi Bersih, Bupati Pemalang Teken Komitmen Pembangunan PSEL

​Harapan Kebangkitan Ekonomi Pesisir

​Bupati Anom Widiyantoro optimis bahwa kolaborasi ini akan menjadi titik balik bagi kesejahteraan warga pesisir yang selama ini terpuruk akibat terjangan rob. Ia berharap eksekusi di lapangan dapat berjalan tanpa kendala berarti mengingat beban kerja BPOPPJ yang mencakup seluruh koridor Pantura.​”Kami sangat berterima kasih atas perhatian pusat. Harapannya, proyek ini mampu menghidupkan kembali roda perekonomian masyarakat yang selama ini terdampak bencana banjir rob,” pungkasnya.

​Sinergi antara Pemkab Pemalang dan BPOPPJ ini diharapkan segera memasuki tahap realisasi fisik guna memberikan perlindungan nyata bagi ribuan kepala keluarga di garis pantai Pemalang.**( Joko Longkeyang).