Emsatunews.co.id, Pemalang – Semangat kemanunggalan TNI dan rakyat terpancar nyata di bantaran Sungai Dauan. Personel Koramil 11/Belik, Kodim 0711/Pemalang, bahu-membahu bersama warga Desa Sikasur melanjutkan pengerjaan Jembatan Garuda yang kini memasuki fase krusial, Senin (11/05/2026).
Proyek infrastruktur yang berlokasi di RT 04 RW 02 Desa Sikasur, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang ini merupakan jembatan gantung sepanjang 50 meter dengan lebar 1,2 meter. Saat ini, tim gabungan tengah fokus pada pemasangan kabel sling bawah guna menjamin kekuatan struktur jembatan saat dioperasikan nanti.
Penghubung Ekonomi Belik dan Randudongkal
Bukan sekadar bangunan fisik, Jembatan Garuda diproyeksikan menjadi urat nadi baru bagi mobilitas warga. Jembatan ini akan menyambungkan Desa Sikasur di Kecamatan Belik langsung dengan Desa Karangmoncol di Kecamatan Randudongkal.
Babinsa Desa Sikasur, Yosrisal Lerebulan, yang hadir mewakili Danramil Belik Kapten Cpm Suwaryo, menjelaskan bahwa keterlibatan TNI adalah bentuk nyata pengabdian dalam mengatasi kendala infrastruktur di pelosok.”Pembangunan ini kami lakukan secara bertahap. Kekuatannya ada pada gotong royong. Kami ingin memastikan jembatan ini kokoh sehingga benar-benar membawa manfaat jangka panjang bagi warga,” ungkap Yosrisal di lokasi pembangunan.
Memacu Distribusi Hasil Tani
Antusiasme warga terlihat jelas di lapangan. Bagi masyarakat setempat, rampungnya jembatan ini berarti berakhirnya kendala transportasi yang selama ini menghambat distribusi hasil bumi, akses menuju fasilitas kesehatan, hingga perjalanan anak-anak sekolah.
Pemasangan sling bawah yang sedang dikerjakan merupakan tahap vital dalam aspek keamanan jembatan gantung. Dengan struktur yang terjaga, arus distribusi pertanian dari kedua wilayah diharapkan melesat lebih cepat dan memangkas biaya logistik warga.
Apresiasi tinggi datang dari tokoh masyarakat Desa Sikasur atas kehadiran TNI di tengah-tengah mereka. Sinergi ini membuktikan bahwa dengan kerja sama yang solid, target kemajuan wilayah bukan lagi sekadar impian, melainkan realitas yang segera terwujud di Kabupaten Pemalang.**( Joko Longkeyang ).















