Emsatunews.co.id, Pemalang – Persaingan memperebutkan posisi petugas Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, kian memanas. Berdasarkan pengumuman terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pemalang, sebanyak 2.758 peserta dinyatakan berhasil melewati ketatnya seleksi administrasi dan kini bersiap menghadapi tantangan berikutnya.

Ribuan peserta tersebut kini memasuki fase krusial, yakni Uji Kompetensi Tahap 1, yang digelar serentak pada hari ini, Kamis (14/5/2026). Tahapan ini menjadi penentu bagi para pelamar untuk membuktikan kemampuan mereka sebelum dinyatakan layak terjun ke lapangan.
Mekanisme Ujian: Strategi Dua Sesi
Guna memastikan kelancaran proses ujian daring, panitia telah menetapkan skema pembagian waktu yang ketat namun fleksibel. Uji Kompetensi ini terbagi menjadi dua jendela waktu yang dapat dipilih oleh peserta sesuai kesiapan masing-masing:
1. Sesi Pagi: Pukul 09.00 hingga 10.00 WIB.
2. Sesi Sore: Pukul 16.00 hingga 17.00 WIB.
Pihak BPS menekankan bahwa setiap kandidat hanya diberikan satu kali kesempatan untuk mengerjakan soal. Peserta diingatkan untuk sangat teliti terhadap durasi pengerjaan. Jika seorang peserta baru mengakses tautan soal di tengah waktu sesi—misalnya pukul 09.30 WIB—maka sistem akan tetap menutup akses secara otomatis pada pukul 10.00 WIB. Hal ini berarti efektivitas waktu menjadi kunci utama kelulusan.
Persiapan Teknis dan Koordinasi Digital
Untuk menghindari kendala teknis, panitia mewajibkan seluruh peserta sudah berada dalam posisi siap (stand by) setidaknya 15 menit sebelum waktu pengerjaan dimulai. Akses soal ujian dapat ditembus melalui tautan resmi: s.bps.go.id/3327_ukom_se.
Selain itu, aspek komunikasi menjadi perhatian serius bagi BPS Pemalang. Seluruh peserta yang lolos tahap berkas diminta segera bergabung ke dalam grup koordinasi digital melalui tautan WhatsApp: s.bps.go.id/3327_wa_se. Melalui platform ini, informasi mendadak dan kendala di lapangan dapat ditangani dengan cepat oleh admin.
Transparansi dan Ketegasan Seleksi
Proses rekrutmen petugas SE2026 ini mengedepankan prinsip profesionalisme. BPS Kabupaten Pemalang menegaskan bahwa seluruh hasil yang dikeluarkan oleh panitia bersifat final.”Keputusan dari panitia tidak dapat diganggu gugat,” tegas pihak BPS dalam keterangan tertulisnya.
Dengan jumlah pelamar yang mencapai angka ribuan, seleksi ini diharapkan mampu menjaring petugas-petugas berkualitas yang jujur dan andal demi kesuksesan pendataan ekonomi nasional di wilayah Kabupaten Pemalang. Bagi para peserta, kedisiplinan dalam mengikuti jadwal dan ketepatan menjawab soal akan menjadi penentu masa depan mereka dalam program Sensus Ekonomi 2026 ini. ( Joko Longkeyang).















