Scroll ke Atas
Berita UtamaDaerahNasionalPemalang

Bupati Anom Hadiri Lounching Koperasi Masuk Sekolah: Strategi Baru Jateng Cetak Pengusaha Muda

Joko Longkeyang
6
×

Bupati Anom Hadiri Lounching Koperasi Masuk Sekolah: Strategi Baru Jateng Cetak Pengusaha Muda

Sebarkan artikel ini

Emsatunews.co.id, Semarang – Sektor pendidikan di Jawa Tengah resmi memulai babak baru dalam membangun kemandirian ekonomi generasi muda. Melalui peluncuran program Insersi Pendidikan Perkoperasian se-Jawa Tengah di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Jumat (5/6/2026), konsep ekonomi gotong royong kini mulai ditanamkan sejak dini.

​Gebrakan ini tidak main-main. Momentum krusial tersebut dikawal langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, seluruh kepala daerah tingkat kabupaten dan kota, serta tiga menteri sekaligus, yakni Menteri Agama, Menteri Koperasi, dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI. Sinergi lintas sektor ini menjadi bukti keseriusan pemerintah pusat dan daerah dalam memperkokoh ketahanan ekonomi nasional dari ruang kelas.

Advertisement
Baca Juga :  Lantaran Meresahkan Sejumlah Pemuda Bawa Sajam Diamankan Patroli Sat Samapta Polres Brebes

​Langkah menyisipkan materi perkoperasian ke dalam kurikulum sekolah dinilai sebagai strategi jitu. Pasalnya, koperasi merupakan pilar utama ekonomi masyarakat bawah. Dengan mengenalkannya kepada para pelajar, sekolah tidak hanya mengajarkan teori keuangan, melainkan sedang memupuk mentalitas kolaborasi dan jiwa bisnis yang sehat pada anak-anak.

Baca Juga :  Bulan Puasa, Tak Halangi Donor Darah

​Dampak positif dari program ini diharapkan segera berdenyut di daerah, khususnya Kabupaten Pemalang. Kehadiran kurikulum baru ini diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang lebih dinamis.

​Melalui pondasi pendidikan ini, Pemalang membidik lahirnya generasi baru yang melek finansial dan inovatif. Mereka diharapkan mampu mengelola koperasi berbasis teknologi modern, membuka peluang kerja baru secara mandiri, dan menciptakan pemerataan kesejahteraan yang konkret bagi seluruh warga Pemalang di masa depan.**( Joko Longkeyang).