Pemalang, Emsatunews.co.id — Menjelang perayaan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Pemerintah Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, mengeluarkan imbauan penting bagi seluruh warganya. Camat Comal, Comal Muchammad Maksum, S.IP., M.M., mengajak masyarakat untuk mengibarkan Bendera Merah Putih satu tiang penuh di lingkungan masing-masing mulai tanggal 1 hingga 31 Agustus 2026.
Imbauan ini disampaikan langsung oleh Comal Muchammad Maksum pada Kamis, 30 Juli 2026, sebagai bentuk nyata kecintaan terhadap tanah air serta upaya menghidupkan kembali gelora semangat kemerdekaan di setiap sudut negeri.
Menurut Comal Muchammad Maksum, pengibaran bendera selama sebulan penuh bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan sarana penting untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada masyarakat luas.
”Melalui pengibaran Bendera Merah Putih ini, kita ingin menumbuhkan rasa cinta tanah air, membangun persatuan dan kesatuan, serta menghargai jasa para pahlawan bangsa yang telah berjuang merebut kemerdekaan,” ujar Comal Muchammad Maksum saat ditemui di kantornya.
Ia juga menambahkan bahwa aksi serentak ini bertujuan untuk menunjukkan identitas bangsa, memperkuat rasa nasionalisme, serta merekatkan kembali semangat gotong royong di tengah masyarakat. Dengan berkibarnya Sang Merah Putih di setiap tiang rumah maupun perkantoran, diharapkan tercipta atmosfer kebersamaan yang selaras dengan tema nasional kemerdekaan tahun ini, yakni Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.
Pihak Kecamatan Comal juga mengoptimalkan penyebaran informasi melalui berbagai platform media sosial resmi, seperti Instagram, YouTube, Facebook, hingga X (Twitter) dengan akun kecamatan comal, agar imbauan ini dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, khususnya kaum muda.
”Mari kita kobarkan semangat persatuan, gotong royong, dan bangga melayani bangsa dengan berAKHLAK. Bersama-sama kita wujudkan Comal yang guyub, maju, dan juara,” pungkasnya penuh optimisme.
Pemerintah Kecamatan Comal berharap seluruh warga masyarakat dapat menyambut seruan ini dengan antusiasme tinggi, menjadikan bulan Agustus sebagai momentum refleksi sejarah sekaligus loncatan semangat untuk membangun Indonesia yang lebih baik dari tingkat lokal.( Joko Longkeyang).















