PEMALANG, Emsatunews.co.id — Menyambut penyelenggaraan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026, seluruh elemen kekuatan daerah bersatu memastikan proses demokrasi di tingkat desa berjalan lancar dan aman. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pemalang, Aris Ismail, S.AP turut hadir dalam Apel Gelar Pasukan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) yang digelar di kawasan Alun-alun Kabupaten Pemalang, Selasa (7/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dipimpin langsung oleh Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, dan dihadiri secara lengkap oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala Organisasi Perangkat Daerah, pengurus organisasi kemasyarakatan, serta ratusan anggota Satlinmas dari berbagai wilayah kecamatan. Kehadiran Aris Ismail mewakili lembaga legislatif menjadi bentuk dukungan nyata sekaligus pengawasan agar tahapan pemilihan berjalan sesuai aturan dan kepentingan masyarakat luas.
Dalam rangkaian acara tersebut, juga dilaksanakan prosesi pelantikan Pelaksana Duta Pancasila Purna Paskibraka Indonesia. Kehadiran para duta diharapkan mampu menjadi teladan dalam menanamkan nilai-nilai persatuan, kesatuan, dan toleransi di tengah dinamika politik desa. Sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian, disematkan pula tanda peserta dan diserahkan piagam apresiasi kepada sejumlah anggota Satlinmas yang telah mengabdi selama 30 tahun lebih menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
Bupati Anom Widiyantoro dalam arahannya menegaskan bahwa Pilkades merupakan pesta demokrasi yang menentukan arah pembangunan dan masa depan desa selama periode ke depan. Ia mengingatkan bahwa perbedaan pilihan adalah hal yang wajar dalam sistem demokrasi, namun tidak boleh merusak kerukunan yang telah terjalin di tengah masyarakat.“Perbedaan pandangan adalah hak setiap warga, namun persatuan dan kedamaian harus tetap menjadi prioritas utama. Jangan sampai perbedaan sesaat mengganggu keharmonisan yang sudah terbangun lama,” tegas Bupati Anom.
Kepada seluruh anggota Satlinmas dan unsur pengamanan, ia meminta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan bijaksana. Koordinasi yang erat dengan TNI, Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta panitia penyelenggara sangat diperlukan. Kewaspadaan juga ditingkatkan untuk mencegah penyebaran berita bohong, provokasi, serta segala tindakan yang berpotensi memicu perselisihan sosial.
Sementara itu, Aris Ismail menyampaikan komitmen lembaga legislatif untuk terus mengawal jalannya proses Pilkades. “Kami hadir memastikan seluruh tahapan berjalan jujur, adil, dan transparan. Demokrasi yang sehat akan melahirkan pemimpin desa yang amanah dan mampu membawa kemajuan bagi warganya,” ujarnya.
Dengan kesiapan seluruh pihak, diharapkan Pilkades Serentak 2026 di Kabupaten Pemalang berjalan aman, damai, dan menghasilkan pemimpin terbaik untuk kemajuan daerah.*( Joko Longkeyang).















