PEMALANG, Emsatunews.co.id — Dunia teknologi laut kini hadir di tengah anak-anak Desa Gandu! Tim II KKN Reguler Universitas Diponegoro Desa Gandu menyelenggarakan program kerja sosial kemasyarakatan bertajuk “TERAS (Teknologi Ramah Anak Sekitar)” bagi anak-anak usia 10–11 tahun di Desa Gandu, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang, pada Jumat, 24 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi jendela baru bagi anak-anak untuk mengenal teknologi perkapalan dengan cara yang sederhana, menyenangkan, dan mudah dipahami.
Program TERAS diinisiasi sebagai upaya mendekatkan teknologi kepada anak-anak. Bukan sekadar mengenalkan penggunaan perangkat, tetapi juga menanamkan pemahaman bahwa teknologi dapat dimanfaatkan secara sehat, bijak, dan sesuai kebutuhan. Salah satu bidang yang diangkat adalah teknologi transportasi laut dan perkapalan — bidang yang mungkin jarang mereka temui sehari-hari, namun memiliki peran luar biasa penting bagi kehidupan.
Dalam penyampaian materinya, Ayyash mengajak anak-anak mengenal kapal bukan hanya sebagai alat transportasi, melainkan sebagai penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang luar biasa. Anak-anak diperkenalkan pada berbagai fungsi kapal — mengangkut penumpang dan barang, menunjang aktivitas di laut — serta peran teknologi dalam menjaga keselamatan pelayaran, seperti navigasi dan komunikasi. Salah satu momen yang paling menarik adalah pembahasan mengapa kapal raksasa bisa mengapung di laut. Konsep tersebut disampaikan dengan bahasa sederhana, memperkenalkan secara umum prinsip gaya apung dan rancangan bentuk kapal. Bagi anak-anak, ini adalah pengenalan awal bahwa setiap hal di sekitar kita memiliki alasan ilmiah yang bisa dipelajari.
Kegiatan berlangsung penuh semangat! Diawali dengan pemaparan materi yang diselingi pertanyaan agar anak-anak terlibat aktif. Setelah itu, kuis interaktif dan permainan edukatif membuat suasana semakin hidup — anak-anak berebut menjawab pertanyaan tentang fungsi kapal, teknologi laut, hingga konsep mengapa kapal bisa mengapung. Sebagai penutup, mereka mengerjakan lembar aktivitas untuk memperkuat pemahaman yang telah diterima.“Melalui kegiatan ini, saya berharap anak-anak Desa Gandu tidak hanya mengetahui bahwa kapal bisa mengapung atau kapal digunakan sebagai alat transportasi, tetapi juga mulai memiliki rasa ingin tahu terhadap bagaimana teknologi bekerja. Semoga dari kegiatan sederhana ini, mereka semakin tertarik untuk belajar, berani bertanya, dan tidak takut mengenal bidang sains dan teknologi sejak dini,” ujar Ayyash Assayyaf Dhiyaulhaq.
Program TERAS menjadi bukti bahwa ilmu pengetahuan dapat disampaikan dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami. Pengenalan teknologi perkapalan sejak dini bukan hanya menambah wawasan, tetapi juga menumbuhkan rasa ingin tahu — modal utama bagi generasi muda untuk terus belajar, menggali ilmu, dan kelak ikut berkontribusi bagi kemajuan bangsa. Siapa tahu, dari Desa Gandu ini lahir para insinyur perkapalan, penemu teknologi, dan ilmuwan masa depan! 🚢✨
Penulis: Ayyash Assayyaf Dhiyaulhaq
Fotografer: Tsaabitah Silvantri Maitsya Suryaningtyas
Kontak Media: @kkn.gandu2026
Editor : Ahmad Joko SSP, S.H., C. Neg.














