Berita UtamaBrebes

Serap Aspirasi Warga Bantarkawung, Harris Turino Tegaskan Pentingnya Persaudaraan dan Mekanisme Program

Eryanto
7
×

Serap Aspirasi Warga Bantarkawung, Harris Turino Tegaskan Pentingnya Persaudaraan dan Mekanisme Program

Sebarkan artikel ini

EMSATUNEWS.CO ID, BREBES – Anggota Komisi XI DPR RI Dapil IX Jawa Tengah Sekaligus Legislator PDI Perjuangan, DR Harris Turino, ST, M Si, MM menggelar kunjungan dan silaturahmi bersama masyarakat di Warung Makan Bojes, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Minggu (16/8/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memperkuat komunikasi antara wakil rakyat di pusat dengan kader dan warga di daerah. Dapil IX Jawa Tengah meliputi Kabupaten Brebes, Kabupaten Tegal, dan Kota Tegal.

Ketua PAC PDI Perjuangan Bantarkawung, Edi Supriyadi, mengapresiasi kehadiran Harris Turino. Ia berharap pertemuan tersebut dapat memperkuat silaturahmi dan membuka ruang kerja sama dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.

Edi juga mengajak seluruh kader dan masyarakat untuk menjaga persatuan serta memperkuat konsolidasi partai berlambang banteng moncong putih tersebut.

Senada, Kepala Desa Bangbayang, Ahmad Faizin, menyampaikan terima kasih atas kunjungan tersebut. Ia berharap komunikasi antara masyarakat dengan wakil rakyat dapat terus terjalin dan memberi manfaat nyata bagi warga.

Aspirasi terkait pembangunan infrastruktur juga disampaikan oleh Anggota DPRD Kabupaten Brebes Fraksi PDI Perjuangan, Muhammad Rizki Nurohman, SH, Ia menyoroti kondisi akses jalan dan fasilitas di Kecamatan Bantarkawung yang masih membutuhkan perhatian dan dukungan program.

Baca Juga :  Bupati dan Wakil Bupati Pemalang Takziah dan Beri Santunan Korban Tragedi Pohon Tumbang Alun-Alun

“Yang kami harapkan terutama infrastruktur. Kami ingin kebutuhan pembangunan di Bantarkawung bisa menjadi perhatian dan diperjuangkan melalui program yang tersedia,” ujarnya.

Pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Brebes, Narjo, SH dalam sambutannya juga menyambut baik kehadiran Harris Turino. Ia menekankan pentingnya sinergi antara kader di daerah dan wakil rakyat di pusat, serta politik yang berorientasi pada kepentingan rakyat dan nilai-nilai perjuangan PDI Perjuangan.

Dalam kesempatan itu, Harris Turino menegaskan bahwa kunjungan ini bukan semata kepentingan politik, melainkan upaya membangun hubungan jangka panjang dengan masyarakat.

“Kalau yang kita bangun adalah persaudaraan atau paseduluran, nilainya jauh lebih tinggi dibandingkan hanya hubungan anggota dewan dengan tim sukses,” katanya.

Harris menjelaskan perannya di Komisi XI DPR RI, termasuk memperjuangkan program dan dukungan anggaran untuk daerah pemilihan. Ia menyebut pemetaan kebutuhan pembangunan harus disesuaikan dengan kondisi dan prioritas masyarakat. Beberapa contoh program yang dapat didukung antara lain pembangunan rumah ibadah, pesantren, ruang kelas, dan kebutuhan kelompok masyarakat sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga :  Nongkrong Saat Jam Pelajaran Sekolah, 20 Pelajar Diamankan Polsek Losari

Menanggapi aspirasi infrastruktur di Bantarkawung, Harris mengatakan pihaknya akan melihat kebutuhan dan skala prioritas yang disampaikan warga. Ia menegaskan, penyaluran program tetap harus melalui mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

Ia juga menyampaikan pentingnya keberadaan rumah aspirasi sebagai ruang komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat.

“Harapannya, di Brebes dan Brebes Selatan juga bisa terbangun ruang komunikasi seperti itu, sehingga aspirasi masyarakat dapat lebih mudah disampaikan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut dua legislator PDIP Harris Turino dan Muhammad Rizki Nurohman sepakat berkomitmen dan berkerjasama baik untuk memperkokoh jaringan partai, serta bersama-sama membangun Kecamatan Bantarkawung serta menampung setiap aspirasi masyarakat demi terwujudnya kesejahteraan.

Pertemuan berlangsung hangat dalam suasana silaturahmi dan dialog. Turut hadir jajaran PAC PDI Perjuangan Bantarkawung, kader dan pengurus ranting, tokoh masyarakat, relawan balane Harris Turino, serta perwakilan warga dari sejumlah desa di Kecamatan Bantarkawung. Aspirasi pembangunan daerah menjadi salah satu fokus utama pembahasan.***