Berita UtamaDaerahPemalang

Gebrakan Kemerdekaan! Gubernur Luthfi Pacu Ekonomi Jateng Tembus 5,80 Persen Demi Sejahterakan Rakyat

Joko Longkeyang
4
×

Gebrakan Kemerdekaan! Gubernur Luthfi Pacu Ekonomi Jateng Tembus 5,80 Persen Demi Sejahterakan Rakyat

Sebarkan artikel ini

SEMARANG, Emsatunews.co.id — Semarak Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia di Jawa Tengah membara! Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan bahwa kemerdekaan sejati harus dirasakan langsung oleh masyarakat melalui layanan dasar yang mudah, fasilitas kesehatan gratis, hingga roda ekonomi yang berputar kencang.

​Bertindak sebagai Inspektur Upacara di Lapangan Pancasila, Kota Semarang, Senin (17/8/2026), Luthfi memompa semangat seluruh elemen bangsa untuk berkolaborasi menghadapi tantangan global. Di tengah tekanan fiskal dan dinamika geopolitik, Pemprov Jateng membuktikan taringnya dengan mencatatkan pertumbuhan ekonomi gemilang sebesar 5,80 persen pada semester I-2026, melampaui rata-rata nasional yang berada di angka 5,45 persen.

Baca Juga :  Tepis Isu Tak Akur, Ahmad Luthfi dan KDM Malah Asyik Bersenda Gurau

​Tak hanya itu, gelontoran investasi bernilai fantastis hingga Rp 59,94 triliun sukses diserap dan membuka lapangan pekerjaan bagi 213 ribu tenaga kerja. Dampaknya nyata: angka kemiskinan turun ke level 9,21 persen, sementara tingkat pengangguran susut menjadi 4,24 persen.

​Kendati demikian, Luthfi mengingatkan agar capaian tersebut tidak sekadar berhenti pada deretan angka statistik di atas kertas. Semangat kemerdekaan harus diterjemahkan ke dalam aksi nyata yang menyentuh urat nadi kehidupan warga.

Baca Juga :  Strategi Vokasi Gubernur Luthfi Panen Apresiasi BPKP, TPT Jateng Turun Signifikan

​Langkah konkret tersebut diwujudkan melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG), layanan Dokter Spesialis Keliling (Speling) yang menyasar ribuan desa, penyediaan sekolah gratis bagi ribuan anak dari keluarga kurang mampu, hingga masifnya pembangunan rumah layak huni dan penguatan ekonomi kerakyatan.

​Momentum HUT ke-81 RI ini menjadi pengingat kuat bahwa kemerdekaan adalah hak setiap warga untuk hidup makmur, tenteram, dan berdaya di tanah sendiri. *( Joko Longkeyang).