Scroll ke Atas
Berita Utama

Sugiyono Mantan Kades Wonogiri Kini Tampil Menjadi Raja Minyak Goreng Kabupaten Pemalang

160
×

Sugiyono Mantan Kades Wonogiri Kini Tampil Menjadi Raja Minyak Goreng Kabupaten Pemalang

Sebarkan artikel ini

 

EMSATUNEWS.CO.ID, PEMALANG – Setelah lama menghilang dari kancah politik pasca Pilkades, Sugiyono mantan Kepala Desa (Kades) Wonogiri, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah kini tampil menjadi raja minyak goreng di Kabupaten Pemalang dengan menahkodai KUD Merdeka Kecamatan Ampelgading sebagai Distributornya. 
Sugiyono dengan keahlian managementnya, dibarengi kerja keras, kerja cerdas dan berinovasi, kini KUD Merdeka yang dipimpin berhasil mendirikan POM Minyak goreng berkualitas tinggi dan mengekspansi dengan jaringan agen – agen minyak goreng di wilayah Kabupaten Pemalang bahkan sudah mulai merambah ke Kabupaten tetangga. 
Dengan kesuksesan tersebut maka tak ayal lagi julukan Raja Minyak Goreng kini melekat pada Sugiyono mantan Kepala Desa Wonogiri atas kepemilikan POM minyak goreng serta distributor minyak goreng CP 10 yang berkantor di Desa Losari, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. ” Usaha POM Minyak goreng CP 10 adalah join antara KUD Merdeka Kecamatan Ampelgading dengan dirinya,”  kata Sugiyono ketika diwawancarai di kantornya pada Jum’at ( 17/03/2023 ).
Sugiyono juga mengatakan, dirinya selaku pengurus KUD Merdeka Kecamatan Ampelgading ingin menghidupi koperasi, karena KUD ini tidak mempunyai modal sehingga untuk mempertahankan eksistensi KUD Merdeka, ia melakukan inovasi usaha baru dengan menjadi distributor minyak goreng CP 10 dengan modal investasi dari saya 80% dan KUD 20% dan diperuntukan untuk memenuhi kebutuhan minyak goreng di wilayah Kabupaten Pemalang dan sekitarnya.
“Untuk Jawa Tengah kebetulan yang ditunjuk adalah KUD Merdeka Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang dan POM Migor CP 10 yang kami kelola adalah satu-satunya di Jawa Tengah jadi kami adalah distributor jika ada pengusaha yang mau mendirikan itu tidak bisa, karena lisensinya hanyalah satu yaitu KUD merdeka di Kabupaten Pemalang,” terang Sugiyono.
Dalam hal pemasaran, ia juga menyampaikan, karena KUD Merdeka adalah distributor maka agar pemasarannya mudah dijangkau masyarakat maka dibentuklah agen dengan jumlah agen di setiap Kecamatan ada tiga agen dan tergantung juga dengan jumlah penduduk dan setiap agen akan melayani masyarakat desa sekitarnya sebanyak 4 – 5 desa. “ini berdasarkan zona, kedepannya harapan kami di Kabupaten Pemalang akan terbentuk kurang lebih 32 sampai 40 agen,” tandasnya.
Dalam hal warga yang mempunyai keinginan menjadi agen, Sugiyono mempersilahkan untuk datang ke kantornya namun secara garis besar dikatakan bahwa untuk menjadi agen harus punya modal utama Rp.,40.000.000 ( juta ). “Dan semua itu akan ada rinciannya dengan jelas serta akan kami buatkan MOU seperti halnya Depo KUD Merdeka yang berada di Desa Losari maka akan melayani kebutuhan minyak goreng dari warga Desa Banglarangan, Desa Karangtengah, Desa Losari , Desa Cibiyuk , dan Desa Ujung Gede begitu juga dengan agen lainnya akan kami tentukan zonasi,” katanya.
Sugiyono juga mengatakan bahwa agen POM minyak goreng yang dikelolanya sekarang sudah tersebar di Kecamatan Bodeh, Kecamatan Ampelgading, Kecamatan Ulujami, Kecamatan Pemalang, Kecamatan Taman, dan Kecamatan Petarukan, dan Kecamatan Warungpring dan nantinya akan ada pengembangan agen tahap ke 3 setelah lebaran.
Mantan Kades Wonogiri ini juga berpesan untuk warga Kabupaten Pemalang agar menghindari penggunaan minyak goreng curah oplosan karena itu tidak baik untuk kesehatan. Ciri – ciri minyak goreng oplosan itu apabila digunakan untuk menggoreng tempe, warna tempenya hitam dan itu bertanda bahwa minyak goreng itu tidak baik untuk kesehatan oleh karena itu saya sarankan untuk masyarakat beralih menggunakan minyak goreng CP 10 yang hygiene, sehat dan harga terjangkau.(Joko Longkeyang)

Baca Juga :  Warga Kuala Dua Tuntut Keadilan. Majelis Hakim Diminta Bijak Putuskan Perkara SHM 542 dan 543