Scroll ke Atas
Berita UtamaDaerahPemalangPendidikan

Bupati Pemalang Ajak PGRI Turunkan Angka Anak Tidak Sekolah

1303
×

Bupati Pemalang Ajak PGRI Turunkan Angka Anak Tidak Sekolah

Sebarkan artikel ini

Emsatunews.co.id, Pemalang– Bupati Pemalang, Mansur Hidayat, mengajak seluruh anggota Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) untuk bahu-membahu menurunkan angka anak tidak sekolah (ATS) di wilayahnya. Hal ini disampaikannya saat menghadiri Konferensi Kerja Cabang PGRI Kecamatan Warungpring, Selasa (30/7/2024).

“Harapannya melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pemalang, dan tentunya melalui organisasi PGRI, kita bisa mengurangi anak tidak sekolah (ATS),” ujar Bupati Mansur.

Bupati menekankan bahwa pendidikan merupakan kunci utama dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Pemalang. “Berbagai upaya kita lakukan karena pendidikan larinya ke IPM,” tandasnya.

Baca Juga :  DPD Partai Golkar Kabupaten Brebes Gelar Saresehan dan Halal Bi Halal

Bupati juga mengajak para guru untuk lebih peduli dengan lingkungan sekitar. “Sebagai insan pendidik, Bapak Ibu guru harus bisa mengajak dan membimbing. Contohnya, jika di sebelah kanan kiri rumah kita ada anak yang tidak sekolah, kita harus bisa berkomunikasi dengan orang tuanya,” terang Mansur.

Selain itu, Bupati juga memberikan apresiasi atas komitmen PGRI dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Pemalang. “Walaupun jumlah ranting PGRI Cabang Warungpring tidak begitu banyak, namun semangat untuk meningkatkan solidaritas dan soliditas sangat patut diapresiasi,” ujar Bupati menanggapi laporan Pimpinan Pengurus Cabang PGRI Moga, Susana Budi Raharjo.

Baca Juga :  Keluarga Besar PAC Pemuda Pancasila Bumiayu Gelar Acara Halal Bihalal 2022

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Mansur juga memaparkan beberapa kebijakan yang telah dan akan dilakukan pemerintah untuk mendukung sektor pendidikan, di antaranya:

* Bantuan seragam gratis: Pemerintah memberikan bantuan seragam sekolah gratis bagi siswa yang kurang mampu.

* Penempatan kerja guru yang dekat dengan domisili: Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan guru dan mengurangi beban mereka.**( Joko Longkeyang ).