Scroll ke Atas
Berita UtamaBrebes

Entaskan Kemiskinan, Peserta PKH Desa Karangpari Gelar Pelatihan Menanam Pisang

73
×

Entaskan Kemiskinan, Peserta PKH Desa Karangpari Gelar Pelatihan Menanam Pisang

Sebarkan artikel ini

EMSATUNEWS.CO.ID, BREBES – Peserta Keluarga Penerima Mangaat (KPM) PKH Desa Karangpari melaksanakan pelatihan penanaman pohon pisang sebagai upaya dalam mengurangi angka kemiskinan, diinisiasi oleh Pendamping PKH Desa Karangpari berkerja sama dengan Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Bantarkawung, Brebes, Jawa Tengah. Selasa, 2 Juli 2024.

Kegiatan pelatihan tersebut dilaksanakan kurang lebih selama tiga hari dan diikuti oleh sejumlah 212 peserta KPM PKH di empat titik lokasi yang berbeda.

 

Peserta pelatihan KPM PKH

Emha Aenul F Selaku Pendamping PKH Karangpari menyampaikan, pelatihan ini bertujuan untuk memberikan ilmu terkait penanaman bibit pohon pisang kepada peserta PKH. Ia berharap setelah dibekali ilmu yang cukup, para peserta PKH mampu mengembangkan potensi budidaya pisang.

“Pelatihan penanaman 1000 bibit pohon pisang ini rencananya akan dilaksanakan pada akhir Bulan Juli di Desa Karangpari,” ucap Emha.

Baca Juga :  Insiden Sapi Qurban Ngamuk, Bubarkan Jemaah Solat Ied

Lanjut Emha, namun, di awal dirinya berinisiatif memberikan pelatihan terlebih dahulu kepada peserta PKH, agar nanti pas pelaksanaan lebih siap dalam kegiatan tersebut.

Sujiman, SP selaku penyuluh pertanian Desa Karangpari menyampaikan bahwa, masyarakat sudah mempunyai pengalaman dalam pemeliharaan pisang akan tetapi untuk bisa menambah nilai ekonomi perlu adanya upgrade ilmu dan manajemen yang baik.

“Kami siap untuk bekerja sama dengan pendamping PKH agar Pertanian di Desa Karangpari bisa lebih maju,” kata Sujiman.

Kepala BPP Bantarkawung, Amirudin S.TP menyampaikan apresiasi atas terlaksanaya kegiatan ini. Ia juga menyampaikan harapannya kedepan sinergitas antara pendamping PKH dengan BPP bisa berjalan dengan baik dan lancar.

Baca Juga :  Upaya Menarik Wisata Destinasi Baribis Park Bantarkawung Siap Lengkapi Dengan Area Lapangan Volly Ball Guna Adakan Even Daerah dan Nasional

“Kedepan kami berharap tidak hanya pelatihan pisang saja, tetapi bisa berkembang ke tanaman yang lain,” ungkap Amirudin.

Lebih lanjut, Amirudin mengatakan dirinya merasa prihatin dengan kondisi sekarang yang sedang mengalami darurat pangan. Penyebab salah satunya diakibatkan oleh fenomena el nino.

“El nino mengakibatkan kemarau panjang, sehingga para petani banyak yang mengalami gagal panen. Dengan kegiatan pelatihan para peserta PKH diharapkan mampu untuk menjaga ketahanan pangan keluarga dan meningkatkan pendapatan dari hasil menanam pisang,” pungkasnya.

Sebagai narasumber pelatihan Duleman S. Tr. P menyampaikan berapa materi pelatihan dari mulai persiapan lahan, pemilihan bibit, pemupukan, pemeliharaan, pemanenan dan cara mengatasi penyakit pada pisang kemudian dilanjut dengan sesi praktek.

Acara berjalan dengan lancar dari awal sampe akhir sesuai waktu yang ditentukan dan para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan pelatihan tersebut.***

 

Sumber; Emha Pendamping PKH.