Scroll ke Atas
Berita UtamaBrebes

79 Lansia di Brebes Ikuti Prosesi Wisuda Sekolah Lansia Bahagia

Eryanto
183
×

79 Lansia di Brebes Ikuti Prosesi Wisuda Sekolah Lansia Bahagia

Sebarkan artikel ini

EMSATUNEWS.CO.ID, BREBES – Sebanyak 79 lansia mengikuti prosesi wisuda Sekolah Lansia Bahagia Desa Dukuhturi, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, pada Selasa (21/10/2025).

Advertisement

Acara wisuda ini berlangsung meriah dan dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah diamtaranya Asisten I Sekda Brebes Drs Khaerul Abidin MM, Kepala Bidang KB K3 Dra Sofuroh DP3KB Kabupaten Brebes, Perwakilan Baperida, Perwakilan Dinkesda, Kasi Kesos Kecamatan Bumiayu, Kepala UOBF Puskesmas Bumiayu, Kepala Desa Dukuhturi, dan Mahasiswa Lansia.

Dalam Wisuda Lansia Mbah Kaidi (84) dinobatkan sebagai mahasiswa tertua sekaligus lulusan terbaik.

Asisten I Sekda Brebes Khaerul Abidin memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta, khususnya Mbah Kaidi, yang menunjukkan bahwa semangat belajar tak mengenal usia.

Baca Juga :  Rumah Mbah Cami Ludes Dilalap Si Jago Merah, PAC. Pemuda Pancasila Kecamatan Pulosari Berikan Bantuan

“Belajar bukan soal umur, tapi kemauan. Mbah Kaidi menjadi contoh nyata bahwa semangat hidup dan rasa ingin tahu harus terus dijaga hingga kapan pun,” ucapnya.

Kepala Sekolah Lansia Bahagia, Ambar Susilowati, menjelaskan bahwa program sekolah lansia ini merupakan dukungan penuh pemerintah Kabupaten Brebes melalui Dinas DP3KB Brebes yang sudah memberikan fasilitas pendidikan bagi lansia secara gratis.

“Sebanyak 79 peserta telah menyelesaikan seluruh kegiatan pembelajaran dengan antusias, ” terangnya.

Lebih lajut Ambar mengatakan, Mbah Kaidi menjadi sosok inspirasi sekaligus memberikan motivasi kepada teman-temannya.

Kepala DP3KB Kabupaten Brebes, yang diwakili Kepala Bidang KB K3 DP3KB Kabupaten Brebes, Dra Sofuroh, menegaskan bahwa, program Sekolah Lansia Bahagia merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mewujudkan Kabupaten Brebes sebagai Kabupaten Ramah Lansia.

Baca Juga :  Perkuat Ketahanan Pangan, Pemprov Jateng Bangun 10 Embung pada 2025

“Kami ingin para lansia merasa dihargai dan tetap memiliki ruang untuk berkarya sehingga para lansia mampu mengurus dirinya sendiri, tetap sehat dan bahagia,” ujarnya.

Program ini tidak hanya mengajarkan teori, tegas Sofuroh, melainkan juga mengasah kemampuan sosial dan kesehatan mental lansia.

Ia menambahkan untuk Tahun 2025, DP3KB membuka empat sekolah lansia, yaitu Bumiayu, Banjarharjo, Randusanga, dan Luwung Gede Larangan.

Sementara itu saat menyampaikan keterangan Mbah Kaidi mengaku, Ia sangat senang bisa menuntaskan pendidikannya di usia lanjut.

“Saya ingin tetap semangat dan tidak mau diam saja, sekolah dapat membuat saya merasa muda kembali dan lansia juga tetap berdaya guna,” tuturnya.*** (Hend)