EMSATUNEWS.CO.ID, PEMALANG – Kepala SMP Negeri 1 Ulujami Hadi Mulyono serahkan penghargaan bagi siswa-siswi peraih juara dalam perlombaan tingkat Kabupaten Pemalang.
Penyerahan penghargaan bagi siswa berprestasi itu dilakukan saat upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 97 tahun 2025 pada Selasa (28/10/2025).
Kepada wartawan Emsatunews, Wakil Kepala sekolah bagian Kesiswaan, Febsi Tri Salasari mengatakan, pemberian penghargaan itu sebagai wujud komitmen SMPN 1 Ulujami terhadap siswa yang telah membawa nama sekolah di ajang perlombaan tingkat Kabupaten.
”Alhamdulillah pada beberapa perlombaan tingkat Kabupaten, pada tahun ini kami berhasil meraih prestasi membanggakan. Tadi sudah diserahkan penghargaan oleh bapak kepala sekolah saat upacara sumpah pemuda,” kata Febsi kepada wartawan Emsatunews di sela-sela kegiatan.
Febsi merinci, beberapa juara pada perlombaan tingkat Kabupaten Pemalang yaitu, juara 1 cabang karate di POPDA, juara 2 cabang Macopat di Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI), juara 1 cabang Solo Song di Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N).
Kemudian, juara 3 di lomba gema merdeka yang diadakan Bupati Pemalang di Pendopo, dan juara 2 lomba renang gaya kupu-kupu yang diadakan Kodim 0711/Pemalang.
”Peringatan sumpah pemuda tahun 2025 ini merupakan momentum meningkatkan prestasi bagi siswa, baik secara akademik maupun non-akademik. Semoga tahun-tahun berikutnya banyak prestasi yang didapat,” ungkapnya.
Febsi berharap, dengan diserahkannya penghargaan siswa berprestasi di hadapan teman-temannya, bisa menjadi motivasi dan inspirasi bagi siswa lainnya.
”Dengan banyak prestasi yang diraih oleh anak-anak, diharapkan untuk siswa-siswa kami untuk bisa terinspirasi dan termotivasi untuk lebih berprestasi lagi ke depannya baik di bidang akademik maupun non-akademik,” harapnya.
Selain menggelar upacara peringatan sumpah pemuda dan pemberian penghargaan bagi siswa berprestasi, dikatakan Febsi, juga dilaksanakan lomba puisi dan parade Kebudayaan masing-masing kelas.
Meski di iringi rintik hujan, para siswa tetap semangat mengikuti seluruh kegiatan, mulai dari pelaksanaan upacara peringatan hari Sumpah Pemuda hingga penampilan puisi dan parade Kebudayaan.
Parade Kebudayaan itu digelar sebagai upaya menguatkan dimensi kewargaan, dengan menampilkan fashion show pakaian adat daerah di tanah air.
”Di dalam upacara tadi ada pembacaan teks Kongres Sumpah Pemuda dari perwakilan kelas, dua orang dengan memakai pakaian adat masing-masing daerah,” terang Febsi.***















