Scroll ke Atas
Berita UtamaDaerahInternasionalNasional

Investor Dubai Siap Bangun Pabrik Urea di Jateng, Gubernur Beri Dukungan Penuh

Joko Longkeyang
147
×

Investor Dubai Siap Bangun Pabrik Urea di Jateng, Gubernur Beri Dukungan Penuh

Sebarkan artikel ini

Emsatunews.co.id, Semarang – Minat investasi dari luar negeri kembali mengalir ke Jawa Tengah. Seorang investor asal Dubai menyatakan kesiapannya membangun pabrik pupuk urea di wilayah tersebut. Langkah ini dinilai penting untuk memenuhi tingginya kebutuhan pupuk nasional.

Perwakilan investor, Talal Ourfali, menyampaikan rencana tersebut saat bertemu dengan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, di ruang kerjanya, Kamis (4/12/2025). Talal menyebut sektor pupuk, terutama urea, memiliki potensi besar di Indonesia sehingga pihaknya tertarik untuk mulai berinvestasi.“Kita sudah berdiskusi dengan Pak Gubernur dan insya Allah prosesnya akan segera dimulai,” ujarnya.

Advertisement
Baca Juga :  Gubernur Jawa Tengah Gelar Nongkrong Bareng Di Pendopo Tumenggung Bahurekso Kendal

Menurut Talal, pembangunan pabrik urea diprioritaskan mengingat kebutuhan dalam negeri yang terus meningkat. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan mempercepat realisasi investasi begitu seluruh perizinan rampung.

Talal juga mengapresiasi sikap responsif Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terhadap rencana tersebut.“Pak Gubernur sangat mendukung. Beliau siap membantu proses perizinan karena proyek ini akan menambah pasokan pupuk untuk sektor pertanian, khususnya di Jawa Tengah,” katanya.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, memastikan pihaknya terbuka terhadap investasi yang dapat memperkuat ketahanan pangan dan produktivitas pertanian. Ia menegaskan bahwa aspek legalitas perusahaan tetap menjadi syarat utama.“Kita akan mendukung, apalagi terkait pupuk urea. Yang penting badan usahanya jelas,” ujar Gubernur.

Baca Juga :  Wujud Kepedulian Babinsa Koramil 01/Boyolali Takziah Ke Warga Binaan

Ia juga mendorong investor untuk memilih salah satu kawasan industri di Jawa Tengah sebagai lokasi pendirian pabrik, mengingat daerah tersebut memiliki sejumlah kawasan yang siap untuk pengembangan industri berkapasitas besar.“Ada beberapa kawasan industri yang bisa dipertimbangkan. Tinggal memilih yang paling potensial. Prinsipnya, kami sangat terbuka dengan investasi,” tegasnya.**( Joko Longkeyang).