Scroll ke Atas
Berita UtamaDaerahNasionalPekalongan

Gerak Cepat, Ahmad Luthfi Instruksikan Normalisasi Sungai Bremi Pekalongan Usai Tanggul Jebol

Joko Longkeyang
12
×

Gerak Cepat, Ahmad Luthfi Instruksikan Normalisasi Sungai Bremi Pekalongan Usai Tanggul Jebol

Sebarkan artikel ini

Emsatunews.co.id, – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bergerak taktis menyikapi jebolnya tanggul Sungai Bremi yang merendam wilayah perbatasan Kota dan Kabupaten Pekalongan. Gubernur Ahmad Luthfi turun langsung meninjau titik kerusakan di Kelurahan Pedukuhankraton, Pabean Barat, pada Kamis sore (26/3/2026).

​Didampingi Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid dan Plt Bupati Pekalongan Sukirman, Luthfi menegaskan bahwa penanganan bencana di wilayah perbatasan wajib dilakukan melalui kolaborasi lintas daerah yang solid.

Advertisement

​”Ini adalah wilayah perbatasan antara kabupaten dan kota, maka pengerjaannya tidak boleh sendiri-sendiri. Sinergi ini sudah berjalan dan harus kita perkuat agar dampaknya minimal bagi masyarakat,” tegas Ahmad Luthfi di lokasi.

Baca Juga :  Delapan Puluh Pati TNI Resmi Menyandang Pangkat Baru

Penanganan Darurat dan Jangka Panjang

​Berdasarkan data di lapangan, tanggul tersebut jebol sepanjang 15 hingga 20 meter akibat luapan debit air pascahujan ekstrem. Dampaknya, air merambah lahan pertanian di Pasirsari dan Tegaldowo, hingga mulai memasuki kawasan rumah penduduk di Pasirkratonkramat.

​Sebagai langkah awal, tim gabungan dari BPBD, TNI, dan Polri telah memasang trucuk kayu serta ribuan karung pasir (sandbag) untuk menyumbat aliran air. Pompa-pompa air juga telah disiagakan untuk menguras genangan di permukiman.

​Namun, Luthfi menekankan bahwa solusi permanen adalah prioritas utama. Ia memastikan proyek normalisasi Sungai Bremi yang didanai secara kolaboratif oleh Pemerintah Pusat dan Pemprov Jateng akan dimulai tahun ini.

Baca Juga :  Gibran Sambangi Sam Poo Kong, Simbol Harmoni Imlek di Jantung Jawa Tengah

​”Normalisasi akan kita eksekusi dari arah muara secara menyeluruh. Ini adalah kunci agar banjir di Pekalongan tidak terus berulang,” imbuhnya.

Target Tuntas Sebelum Lebaran

​Mengingat momentum Idulfitri dan arus balik yang kian dekat, Gubernur menginstruksikan agar perbaikan darurat selesai dalam waktu singkat. Menurutnya, kehadiran pejabat di tengah bencana adalah bentuk pelayanan nyata kepada rakyat.

​”Saya minta ini cepat tuntas. Masyarakat harus merayakan Lebaran dengan tenang. Ini soal panggilan jiwa, kita harus hadir dan benar-benar ngopeni (merawat) rakyat,” kata Luthfi.**( Joko Longkeyang).