Scroll ke Atas
Berita Utama

Indonesia Rangking 2 Derita TB Paru di Dunia, Polda Jateng luncurkan Program Peduli Berantas TB Paru

Fahroji
5
×

Indonesia Rangking 2 Derita TB Paru di Dunia, Polda Jateng luncurkan Program Peduli Berantas TB Paru

Sebarkan artikel ini
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol. Artanto.(Foto: hms)

Selain itu, dilakukan pula launching program berupa pembuatan dan distribusi buku saku pedoman Bhabinkamtibmas Tracer TB, penyediaan KIT TB Paru, hingga pengoperasian mobil dan motor jemput pasien TB guna membantu akses pelayanan kesehatan masyarakat.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol. Artanto menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam program tersebut merupakan bentuk kepedulian institusi terhadap kesehatan masyarakat sekaligus penguatan peran preventif dan humanis Polri di tengah masyarakat.

Advertisement

“Program Polda Jateng Peduli Berantas TB Paru ini merupakan bentuk kolaborasi dan kepedulian Polri dalam mendukung eliminasi TB di Indonesia. Kami mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas sebagai tracer di lapangan untuk membantu menemukan kasus lebih dini, melakukan edukasi kepada masyarakat, serta memastikan penderita TB mendapatkan akses pengobatan yang tepat,” ujar Kombes Pol. Artanto.

Baca Juga :  Kanwil Kemenkumham Babel Raih Dua Penghargaan dari Kanwil DJPb Babel

Dirinya menambahkan bahwa keberhasilan penanganan TB tidak dapat dilakukan oleh sektor kesehatan semata, namun membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat dan instansi terkait.

“Melalui sinergi lintas sektor, kami berharap kesadaran masyarakat terhadap bahaya TB semakin meningkat sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat, angka penularan dapat ditekan” pungkasnya.

Baca Juga :  PT Tah Sung Hung: Investasi di Brebes Serap Ribuan Tenaga Kerja, Bukti Optimisme Ekonomi Jawa Tengah

Kabid Humas juga menegaskan bahwa Polda Jateng berupaya untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui program yang menyentuh langsung kebutuhan publik.

“Penanganan TB paru bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi juga menyangkut kualitas hidup dan produktivitas masyarakat. Oleh karena itu, kami mendukung penuh langkah Biddokkes bersama stakeholder terkait dalam memperkuat edukasi, tracing, dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” pungkas Kombes Pol. Artanto.*