PEMALANG, EMSATUNEWS.CO.ID – Geliat ekonomi kerakyatan di Kabupaten Pemalang kembali mendapatkan suntikan semangat baru. Bupati Pemalang, Anom Widyantoro, S.E., M.M., secara resmi membuka Pemalang Bhayangkara Expo 2026 yang diselenggarakan oleh Polres Pemalang dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Acara yang berlangsung di Jalan Surohadikusumo, depan Pendopo Kabupaten Pemalang, pada Jumat sore (26/6/2026) ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan masyarakat dalam mendorong kesejahteraan rakyat.
Kehadiran Bupati Anom disambut antusias oleh ratusan pengunjung dan puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang mengikuti pameran. Dalam sambutannya, Bupati Anom mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh anggota Polri. Ia memberikan apresiasi tinggi kepada Kapolres Pemalang, AKBP Rendy Setia Permana, beserta jajarannya yang telah menginisiasi kegiatan strategis ini. Menurut Bupati, expo ini bukan sekadar bagian dari perayaan institusi kepolisian, melainkan platform efektif untuk memperkenalkan potensi daerah dan mempererat hubungan bhinneka tunggal ika antara Polri dengan masyarakat.”Expo ini adalah sarana penting untuk mempromosikan produk unggulan UMKM kita. Saya berharap para pelaku usaha dapat memanfaatkan momentum ini tidak hanya untuk berjualan, tetapi juga untuk belajar meningkatkan kualitas produk, memperkuat branding, dan yang paling penting, memanfaatkan teknologi digital,” tegas Anom di hadapan hadirin.
Bupati menekankan bahwa di era persaingan global saat ini, kemampuan adaptasi terhadap teknologi menjadi kunci survival bagi UMKM. Ia mengajak para pedagang lokal untuk mulai merambah pasar digital agar akses pemasaran mereka tidak terbatas pada wilayah lokal saja, tetapi mampu menembus pasar regional hingga nasional. “Jangan ragu untuk berinovasi. Produk khas Pemalang memiliki daya saing tinggi jika dikemas dengan baik dan dipasarkan melalui saluran yang tepat,” tambahnya.
Selain aspek ekonomi, Bupati Anom juga menyinggung pentingnya stabilitas keamanan sebagai fondasi pembangunan. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang kondusif. “Keamanan dan ketertiban adalah harga mati bagi pertumbuhan ekonomi. Tanpa rasa aman, investor enggan datang dan masyarakat sulit bergerak. Mari kita jaga bersama sebagai aset berharga daerah,” imbaunya.
Acara pembukaan tersebut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf. Edy Wibowo, Ketua TP PKK, serta perwakilan dari Kejaksaan dan Pengadilan Negeri. Kehadiran penuh elemen pimpinan daerah ini menunjukkan komitmen kolektif untuk mendukung kebangkitan UMKM pasca-pandemi dan tantangan ekonomi global.
Usai seremoni, Bupati Anom bersama jajaran Forkopimda meninjau langsung stan-stan pameran. Sekitar 70 stand UMKM lokal menampilkan beragam produk, mulai dari kuliner khas, kerajinan tangan, hingga fashion modern. Antusiasme pengunjung terlihat tinggi sejak hari pertama, menandakan besarnya minat masyarakat terhadap produk lokal.
Dandim 0711/Pemalang, Letkol Inf. Edy Wibowo, yang turut hadir menyatakan dukungannya. Menurutnya, kegiatan seperti ini adalah wujud nyata sinergi TNI-Polri-Pemda. “Kodim 0711/Pemalang siap terus mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif agar kegiatan ekonomi dapat berjalan lancar demi kemajuan Kabupaten Pemalang,” ujar Dandim.
Dengan durasi selama tujuh hari, Pemalang Bhayangkara Expo 2026 diharapkan tidak hanya mendongkrak omzet pelaku UMKM, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terjun menjadi wirausahawan mandiri yang berkontribusi bagi nusa dan bangsa. ( Joko Longkeyang).















