Berita UtamaDaerahNasional

Gubernur Luthfi Buka Rumah Rakyat, Sediakan Puluhan Truk Angkut Tebu Petani Blora

Joko Longkeyang
11
×

Gubernur Luthfi Buka Rumah Rakyat, Sediakan Puluhan Truk Angkut Tebu Petani Blora

Sebarkan artikel ini

SEMARANG,Emsatunews.co.id – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi secara terbuka menerima perwakilan masyarakat yang tergabung dalam gerakan Jateng Guyub di Rumah Rakyat, Kompleks Gubernuran, Semarang, Jumat (24/7/2026). Dialog berlangsung hangat dan produktif, menegaskan komitmen pemerintah membuka ruang seluas-luasnya bagi aspirasi warga. “Rumah gubernur adalah rumah rakyat. Menyampaikan pendapat adalah hak konstitusional yang dijamin undang-undang, asalkan dilakukan tertib dan damai. Saya senang Bapak-Ibu datang langsung ke sini,” ujar Luthfi. Ia pun mengapresiasi jalannya aksi Jateng Guyub yang berlangsung kondusif.

Luthfi menjelaskan, penanganan aduan sudah berjalan sejak pertemuan awal Senin lalu (20/7). “Pemerintahan ini kerja sama tim, bukan satu orang saja. Saat saya berkunjung ke daerah, di kantor tetap bergerak inventarisasi dan solusi,” tegasnya.

Advertisement
Baca Juga :  PTPN I dan Polda Sulawesi Utara Jalin Kerja Sama Strategis dalam Kunjungan Direktur Hubungan Kelembagaan

Bukti nyata segera disiapkan: Pemerintah Provinsi menyediakan 56 unit truk untuk membantu petani tebu di Kabupaten Blora. Bantuan ini langsung merespons kelancaran panen yang sempat terkendala dan kini masuk tahap pelaksanaan.

Selain pertanian, Luthfi berikan peringatan tegas soal dunia pendidikan. Ia melarang keras praktik titip-menitip atau pungutan di seluruh SMA Negeri se-Jawa Tengah. “No titip, no jastip. Kalau ada kepala sekolah yang melanggar, saya copot!” ancamnya tegas.

Terkait aduan dugaan kriminalisasi warga di Blora, Gubernur menjelaskan pemerintah tidak berwenang mengintervensi proses penegakan hukum yang menjadi ranah kepolisian dan kejaksaan. Namun, pihaknya siap berikan pendampingan serta fasilitasi koordinasi jika diperlukan. “Semua laporan yang masuk akan kami datangi dan tindaklanjuti sesuai batas kewenangan masing-masing,” janjinya.

Baca Juga :  Safari Lebaran, Noor Rosyadi Jemput Aspirasi Tokoh NU dan PKB di Taman

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Jateng, Iwanuddin Iskandar, menambahkan seluruh masukan sudah diterima secara lengkap. Mulai dari pertambangan, konflik agraria, infrastruktur, hingga persoalan lingkungan hidup. “Kami selesaikan yang menjadi wewenang provinsi, dan segera koordinasikan ke pusat atau kabupaten/kota untuk yang di luar lingkup kami,” ujar Iwan.

Koordinator Jateng Guyub Joko Priyanto menyambut baik keterbukaan ini. “Kami sampaikan masalah dari berbagai daerah, dan berharap komunikasi berjalan terus sampai selesai,” katanya. Sementara perwakilan dari Batang, Itor, berharap komitmen ini benar-benar dijalankan secara konsisten dan adil.

Rumah Rakyat pun dipastikan akan tetap terbuka menjadi jembatan komunikasi agar setiap suara warga Jawa Tengah tersalurkan dan berbuah solusi nyata.*( Joko Longkeyang).