Ekbis

Prof. Didik J. Rachbini: Penurunan PMI Manufaktur Jadi Alarm Melemahnya Industri Nasional

Fahroji
5
×

Prof. Didik J. Rachbini: Penurunan PMI Manufaktur Jadi Alarm Melemahnya Industri Nasional

Sebarkan artikel ini
Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, Ph.D (Foto: dok)

Lebih lanjut, Prof. Didik menjelaskan bahwa Vietnam justru melanjutkan strategi transformasi ekonomi melalui pembangunan industri yang berorientasi ekspor. Negara tersebut, kata dia, terlebih dahulu masuk ke rantai produksi global melalui investasi asing berkualitas, kemudian secara bertahap meningkatkan kemampuan industri domestik melalui transfer teknologi dan inovasi.

“Strategi industri Vietnam adalah strategi outward looking, persis sama dengan yang dilakukan Indonesia pada tahun 1980-an. Tahapannya adalah menarik FDI yang berkualitas. Berbeda dengan Indonesia yang menarik investasi tidak berkualitas, seperti restoran, jasa perdagangan, pengemasan, dan lain-lain,” jelasnya.

Advertisement
Baca Juga :  Dorong Kolaborasi Spiritualitas dan Kesehatan Mental: Diskusi Rumi Therapy Digelar di Jakarta

Prof. Didik mengingatkan bahwa tanpa langkah konkret untuk membangkitkan sektor industri dan memperbaiki iklim usaha, Indonesia berisiko semakin tertinggal dibandingkan negara-negara tetangga di kawasan ASEAN.

Baca Juga :  Tekstil Pekalongan Lesu, Rizal Bawazier Desak Solusi Konkret dan Jelas dari Pemerintah: Tahun 2025 Harus Bangkit!

“Kita sekarang kalah dengan ‘anak bawang’ (Vietnam) yang pada tahun 1970-an rakyatnya masih telantar mengungsi di Pulau Galang dan Rempang. Jika tidak ada kebijakan untuk membangkitkan industri secara masif dan tidak memperbaiki iklim usaha, maka Indonesia bisa menjadi negara sakit di ASEAN,” tutup Prof. Didik.*