EMSATUNEWS.CO.ID, BREBES – Dalam upaya menekan angka Kematian Ibu dan Anak (KIA) Pemkab Brebes menyatakan saat ini menunjukkan hasil positif. Kamis, 13 Agustus 2026.
Dari 34 kasus sepanjang 2025, jumlahnya turun menjadi 18 kasus hingga pertengahan Agustus 2026. Penurunan ini merupakan buah dari pemantauan intensif terhadap ibu hamil risiko tinggi yang dilakukan Pemkab bersama jajaran Puskesmas dan Pemerintah desa, serta peran dari Rumah Sakit yang ada di wilayah tersebut.
Guna memperkuat langkah tersebut, RSUD Bumiayu menggelar pemeriksaan kesehatan gratis dan penyerahan bantuan sosial bagi ibu hamil. Kegiatan ini diikuti 250 ibu hamil dan menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, sekaligus wujud kolaborasi Pemda, fasilitas kesehatan, pemerintah desa, dan pihak swasta melalui program CSR.
Plt Direktur RSUD Bumiayu, dr. Hero Irawan, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada para kepala desa, kepala puskesmas, jajaran manajemen rumah sakit, serta seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia berharap pemeriksaan kesehatan gratis ini dapat memberi manfaat nyata dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk rutin memeriksakan kehamilan sejak dini.
Bupati Brebes, Hj. Paramitha Widya Kusuma, S.E., M.M., yang hadir dalam kegiatan itu juga menyambut baik tren penurunan angka kematian ibu dan anak.
“Harapan saya tren ini terus berlanjut hingga tidak ada lagi kasus kematian ibu dan anak di Brebes,” ujar Paramitha, dalam acara pemeriksaan dan Baksos Ibu Hamil di Halaman RSUD Bumiayu, Kamis (13/8/2026).
Ia meminta puskesmas dan pemerintah desa aktif memantau kondisi ibu hamil, khususnya yang berisiko tinggi (Risti) mengalami komplikasi saat persalinan.
“Jika ada ibu dengan risiko tinggi, segera dipantau dan segera dirujuk ke rumah sakit yang memiliki fasilitas memadai,” tegasnya.
Paramitha juga mengingatkan pentingnya pemeriksaan rutin bagi ibu hamil, meskipun tidak ada keluhan.
“Walaupun tidak ada keluhan harus rajin periksa, minum vitamin, jaga makanan. Jangan sampai saat persalinan kekurangan darah atau tekanan darah tinggi,” katanya.
Selain itu, Bupati meminta puskesmas mendampingi ibu hamil yang belum terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan agar segera mengurus kepesertaannya, sehingga akses layanan tidak terhambat masalah biaya.
Dalam kesempatan itu, Paramitha mengapresiasi RSUD Bumiayu dan seluruh pihak yang terlibat.
“Saya sangat bahagia bisa bertemu langsung dengan ibu-ibu hamil. Mudah-mudahan semuanya sehat dan proses melahirkannya lancar,” ujarnya.
Ia berharap semangat gotong royong dalam program pemeriksaan kesehatan gratis dan bantuan sosial ini terus meluas ke seluruh wilayah Brebes.
“Kesehatan ibu adalah investasi untuk masa depan keluarga dan masa depan Brebes,” pungkas Paramitha.***















