Berita UtamaDaerahPemalang

Mahasiswa KKN Undip Sulap Masalah Sampah Desa Gedeg Pemalang Jadi Bernilai Ekonomis

Joko Longkeyang
4
×

Mahasiswa KKN Undip Sulap Masalah Sampah Desa Gedeg Pemalang Jadi Bernilai Ekonomis

Sebarkan artikel ini

PEMALANG, Emsatunews.co.id — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro (Undip) menghadirkan inovasi hijau di Desa Gedeg, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang. Mereka resmi meluncurkan Bank Sampah Plastik guna mengatasi kebiasaan warga yang kerap membakar sampah rumah tangga secara terbuka.

​Peresmian yang berlangsung di Balai Desa Gedeg ini dihadiri oleh Camat Comal Muchammad Maksum, S.IP., M.M, Kepala Desa Gedeg Sri Triyastuti, serta jajaran dosen pembimbing lapangan, yakni Ice Septriani Saragih, S.Kep., M.Kep., Aulia Vidya Almadana, S.E., M.M., dan Budi Setyono, S.T., M.T.

Advertisement

​Program unggulan bertajuk “Mewujudkan Desa Gedeg Bebas Sampah Anorganik” ini dirancang untuk menjawab keresahan lingkungan sekaligus mendukung pencapaian pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals / SDGs).

Solusi Konkret Tekan Polusi Udara

​Selama ini, sebagian besar warga Desa Gedeg mengandalkan metode pembakaran terbuka untuk menyingkirkan tumpukan sampah. Padahal, aktivitas tersebut memicu polusi udara dan mengancam kesehatan pernapasan warga sekitar.

Baca Juga :  Bupati Pemalang, Sinergi Pusat dan Daerah Pacu Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di Jawa Tengah

​Melalui program multidisiplin ini, mahasiswa Undip memberikan edukasi menyeluruh mengenai dampak buruk asap pembakaran sampah kepada perangkat desa, Tim Penggerak PKK, hingga tenaga pendidik PAUD dan TK.

​”Setelah kami survei, masalah utama di sini adalah penanganan sampah yang langsung dibakar tanpa dipilah. Harapannya, dengan adanya bank sampah ini, warga mulai memilah sampah organik dan anorganik,” ujar perwakilan mahasiswa pelaksana, Senin (6/8).

​Ia menjelaskan, sampah organik nantinya dapat ditimbun secara mandiri, sementara sampah anorganik seperti plastik dapat disetorkan ke bank sampah untuk ditabung. Melalui sistem ini, sampah plastik rumah tangga tidak hanya mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga mendatangkan nilai ekonomis bagi warga melalui buku tabungan nasabah.

Baca Juga :  Satreskrim Polres Demak Bekuk Pelaku Curas

Perkuat Pemberdayaan Lewat Bimbingan Teknis

​Untuk menjamin keberlanjutan program jangka panjang, mahasiswa KKN Undip tidak hanya mendirikan fasilitas fisik. Mereka juga menyelenggarakan bimbingan teknis intensif bagi struktur pengelola bank sampah yang mencakup ketua, sekretaris, bendahara, hingga kerja sama strategis dengan pengepul sampah lokal.

​Selain itu, sosialisasi diperkuat dengan penyebaran poster informatif di titik-titik strategis desa agar masyarakat memahami tata cara penyetoran sampah anorganik secara rutin.

​Langkah inovatif ini mendapat apresiasi positif dari pemerintah kecamatan setempat karena berhasil menggerakkan kesadaran kolektif warga untuk mewujudkan lingkungan Desa Gedeg yang bersih, sehat, dan terkelola secara mandiri.( Joko Longkeyang).