PEMALANG, Emsatunews.co.id – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti Pendopo Kabupaten Pemalang, Sabtu (15/8/2026). Sebanyak 75 putra-putri terbaik daerah secara resmi dikukuhkan sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Pemalang Tahun 2026 oleh Plt. Bupati Pemalang, Nurkholes.
Pengukuhan sakral ini menandai kesiapan penuh para anggota muda terpilih untuk mengemban tugas bersejarah: mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada puncak Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026.
Dalam amanatnya, Plt. Bupati Nurkholes memberikan apresiasi tinggi atas perjuangan panjang yang telah dilalui para anggota Paskibraka selama masa seleksi hingga latihan yang melelahkan.
”Kalian adalah anak-anak muda pilihan yang telah melalui proses yang tidak mudah. Ada seleksi, latihan, kedisiplinan, rasa lelah, bahkan mungkin ada saat-saat ketika muncul keinginan untuk menyerah. Namun, kalian mampu bertahan hingga hari ini,” ujar Nurkholes di hadapan para peserta dan tamu undangan.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa tugas Paskibraka jauh melampaui urusan teknik baris-berbaris semata. Ajang ini merupakan kawah candradimuka pembentukan karakter, kedisiplinan, kekompakan, dan penanaman jiwa nasionalisme yang kokoh bagi generasi muda.
”Di dalam tim ini tidak ada yang paling hebat dan tidak ada yang berjalan sendiri. Semuanya harus bergerak bersama di bawah satu bendera, Merah Putih,” tegasnya.
Prosesi pengukuhan ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Pemalang, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Pemalang, sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para orang tua atau wali murid. Derai air mata kebanggaan dari keluarga yang hadir menambah kehidmatan jalannya acara tatkala para orang tua menyaksikan langsung putra-putri kesayangan mereka menerima amanah negara.
Dengan dikukuhkannya ke-75 anggota Paskibraka ini, Pemalang kini berada dalam kondisi siap 100 persen menyongsong detik-detik proklamasi kemerdekaan yang gemilang. ( Joko Longkeyang).














