Scroll ke Atas
Berita Utama

Langkanya LPG 3 Kg Jadi Perhatian Serius Wakil Bupati Kendal

Adang Purnomo
172
×

Langkanya LPG 3 Kg Jadi Perhatian Serius Wakil Bupati Kendal

Sebarkan artikel ini

EMSATUNEWS.CO.ID, KENDAL – Wakil Bupati Kendal, Benny Karnadi, dengan didamping oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kendal, Ardhi Prasetyo, menggelar bincang santai dengan para wartawan yang tergabung dalam Forum Wartawan Kendal (Forwaken), Senin (24/2/2025), di Pressroom yang ada di lingkungan Setda Kabupaten Kendal.

Pada kesempatan tersebut, Benny mengemukakan bahwa tujuan dari bincang santai tersebut yakni ingin mendapatkan masukan tentang beberapa permasalahan yang terjadi di Kabupaten dari para wartawan seperti bagaimana pelayanan publik yang dilakukan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), bagaimana permasalahan sampah, bagaimana kondisi wilayah setelah dilanda banjir beberapa waktu yang lalu, dan kelangkaan LPG 3 kg.

Advertisement
Baca Juga :  Danrem 174 Merauke: Kenaikan Pangkat Harus Senantiasa Disertai Peningkatan Kemampuan Prajurit

“Sebagai orang baru, tentunya saya ingin mengetahui permasalahan apa saja yang ada di Kabupaten Kendal. Istilahnya, saat ini saya sedang belanja masalah”, terang Benny.

Keluhan masyarakat Kabupaten Kendal yang kesulitan untuk mendapatkan LPG 3 kg, menjadi topik utama pembicaraan.

Benny menyampaikan bahwa dirinya memang sempat menanyakan kepada warga tentang apa persoalan yang tengah dialami saat ini.

“Secara serempak mereka menjawab bahwa sangat kesulitan untuk mendapatkan LPG 3 kg. Namun informasi yang saya dapatkan justru sebaliknya”, ungkap Benny.

Menurut Benny, informasi dari Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UMKM Kabupaten Kendal, menyatakan bahwa stok LPG 3 kg dari SPBE untuk kebutuhan di Kabupaten Kendal aman, bahkan sudah ditambah 10 persen.

Baca Juga :  Agus Dwi Lestari Dilantik Sebagai PJ Sekda Kabupaten Kendal

“Mengapa hal itu bisa terjadi dan dimana letak persoalannya?”, tanya Benny.

Lebih lanjut, Benny mengemukakan bahwa dirinya akan mempelajari persoalan tersebut dan akan berkoordinasi dengan semua pihak yang terkait.

“Kita akan menelusuri mulai dari tingkat paling bawah yakni konsumen, lalu ke pengecer, berikutnya ke pangkalan, agen, hingga ke SPBBE”, tandas Benny.

“Jadi pada dasarnya, saya akan belanja masalah yang ada di Kabupaten Kendal. Selanjutnya, hal itu akan kita petakan. Mana saja masalah yang mendesak dan harus segera diselesaikan”, pungkas Benny. (*17).