Scroll ke Atas
Berita UtamaDaerahNasional

Berkat Instruksi Cepat Gubernur Luthfi, Banjir Semarang Surut 15 Cm Kurang dari Sehari

Joko Longkeyang
282
×

Berkat Instruksi Cepat Gubernur Luthfi, Banjir Semarang Surut 15 Cm Kurang dari Sehari

Sebarkan artikel ini

Emsatunews.co.id, Semarang – Kota Semarang mencatat perkembangan menggembirakan dalam penanganan banjir. Ketinggian genangan banjir di berbagai wilayah dilaporkan mengalami penyusutan rata-rata 15 sentimeter (cm) pada Jumat, 31 Oktober 2025. Capaian ini diraih hanya dalam waktu kurang dari 24 jam setelah Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, melakukan pengecekan langsung ke Kolam Retensi Terboyo pada Kamis, 30 Oktober 2025.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Provinsi Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan, menjelaskan bahwa penurunan signifikan ini dipengaruhi oleh dua faktor utama yang merupakan tindak lanjut dari instruksi Gubernur.

Advertisement

Faktor pertama adalah penambahan unit pompa dan pengawasan ketat oleh Babinsa terhadap proses aktivasi pompa. Fokus pengaliran genangan banjir diprioritaskan pada tiga titik, yaitu kawasan permukiman, rumah warga, dan akses jalan.”Sebagaimana instruksi Pak Gubernur, pompa terus ditambah. Kurang dari sehari, jika dirata-rata maka banjir turun 15 cm,” ujar Bergas, yang juga ditunjuk sebagai Satuan Tugas (Satgas) Pompa, pada Jumat (31/10/2025).

Baca Juga :  Kodim Sukoharjo Panen Jagung Demplot di Desa Bulu

Menurut Bergas, yang dihubungi terpisah, penambahan tiga unit pompa mobile berkapasitas besar di Trimulya dinilai sangat efektif. Penempatan ini secara otomatis turut memengaruhi penyusutan genangan di wilayah Genuk. Selain itu, jumlah pompa di Kali Tenggang juga ditambah dua unit, sehingga kini total menjadi lima unit.

Pemprov Jawa Tengah secara aktif melibatkan jajaran TNI dalam operasi pompanisasi ini. Sejumlah Babinsa diturunkan ke titik-titik yang telah ditentukan untuk memastikan proses pompanisasi berjalan tanpa kendala.”BPBD dan Babinsa terus memantau pompa. Babinsa juga membuat laporan rutin dan mengirim video,” terang Bergas.

Kepastian operasional pompanisasi ini sangat krusial. Sebab, kendala sekecil apa pun, baik dari mesin pompa maupun bahan bakar, jika tidak segera diatasi, akan mengganggu proses pengeringan genangan dalam skala besar.

Baca Juga :  Ahmad Luthfi Aktifkan OMC di Langit Cilacap, Upaya Maksimalkan Pencarian Korban Longsor Cibeunying

Faktor kedua yang mendukung percepatan penyusutan adalah menurunnya curah hujan menyusul dilaksanakannya rekayasa cuaca sesuai arahan Gubernur Ahmad Luthfi. Upaya mengurangi atau menghilangkan curah hujan di wilayah Semarang, Demak, dan sekitarnya dianggap berperan besar dalam mempercepat pengeringan genangan dari kawasan permukiman dan jalan.

Satgas Pompa, yang ditunjuk Gubernur dalam rapat percepatan penanganan banjir pada Rabu, 29 Oktober 2025, memiliki masa tugas selama sepuluh hari. Dengan capaian penyusutan genangan yang signifikan ini, Bergas berharap masyarakat dapat kembali beraktivitas normal sebelum masa tugas tersebut berakhir.”Kami beroperasi 10 hari. Semoga tidak sampai 10 hari masyarakat bisa beraktifitas normal,” pungkasnya.**( Joko Longkeyang ).