Scroll ke Atas
Berita UtamaDaerahNasional

Ahmad Luthfi Resmikan Monumen RM Bambang Soeprapto: Simbol Keberanian di Jantung Semarang

Joko Longkeyang
36
×

Ahmad Luthfi Resmikan Monumen RM Bambang Soeprapto: Simbol Keberanian di Jantung Semarang

Sebarkan artikel ini

Berikut adalah narasi berita media online yang disusun dengan gaya bahasa

Emsatunews.co.id, Semarang – Sebuah penanda sejarah baru kini berdiri megah di kawasan Gajahmungkur, Kota Semarang. Di bawah rintik hujan yang syahdu pada Jumat (9/1/2026), Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi secara resmi menandatangani prasasti peresmian Taman dan Monumen Raden Mas (RM) Bambang Soeprapto, seorang tokoh kunci di balik Pertempuran Lima Hari di Semarang.

Advertisement

Patung setinggi 10 meter tersebut berdiri tegak, memancarkan ketegasan yang menjadi simbol pengabdian tanpa pamrih. Kehadiran monumen ini diharapkan menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda Jawa Tengah untuk terus memupuk jiwa nasionalisme di tengah dinamika zaman.

Pembangunan taman seluas 70 x 24 meter ini merupakan inisiatif murni dari keluarga ahli waris dengan menggunakan dana pribadi. Namun, ke depannya, pengelolaan dan perawatan taman akan diserahkan sepenuhnya kepada Pemerintah Kota Semarang sebagai ruang publik yang edukatif.

Baca Juga :  Menteri PKP Sanjung Gubernur Jateng, Koordinasi Kuat Percepat Pembangunan Rumah Layak Huni

Haryono Eddyarto, perwakilan ahli waris, menyampaikan rasa harunya saat peresmian. Ia menekankan bahwa monumen ini bukan untuk mengultuskan individu, melainkan sebagai media pembelajaran sejarah bagi masyarakat.”Tempat ini adalah sumber inspirasi untuk berkarya dan menjaga martabat bangsa. Kami berharap masyarakat Semarang dan Indonesia dapat mengenang semangat persatuan yang diwariskan beliau,” tutur Haryono dengan nada bergetar.

Gubernur Ahmad Luthfi mengenang sosok almarhum sebagai putra terbaik Jawa Tengah yang memiliki peran sentral dalam sejarah kepolisian. RM Bambang Soeprapto adalah Komisaris Polisi II sekaligus pimpinan Polisi Istimewa, yang merupakan cikal bakal Satuan Brimob.”Masyarakat Jawa Tengah patut bangga. Monumen ini adalah tetenger atau penanda sejarah bahwa perjuangan mempertahankan kemerdekaan, khususnya dalam Pertempuran Lima Hari di Semarang, dimotori oleh sosok hebat seperti beliau,” ujar Luthfi.

Baca Juga :  Praktisi Hukum Soroti Alih Fungsi dan Kerusakan Lapangan Simongklang Akibat Karnaval SCTV di Pemalang

Proses realisasi taman ini memakan waktu sekitar satu tahun, bermula dari koordinasi saat Ahmad Luthfi masih menjabat sebagai Kapolda Jawa Tengah hingga akhirnya diresmikan hari ini.

Tak hanya meresmikan monumen fisik, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan pengakuan negara bagi sang pejuang. Meskipun telah tiga kali diajukan namun belum berhasil menembus tahap akhir, Pemprov Jateng tidak akan menyerah.

“Kami akan terus berupaya maksimal. Target kami, pada tahun 2026 ini, gelar Pahlawan Nasional resmi disematkan kepada RM Bambang Soeprapto,” tegas Ahmad Luthfi.

Kini, pengunjung Taman Gajahmungkur tidak hanya bisa menikmati ruang terbuka hijau, tetapi juga dapat menyelami kronik perjuangan RM Bambang Soeprapto yang tertulis jelas di sudut-sudut taman.