Emsatunews.co.id, Pemalang – Laskar Merah Putih (LMP) Markas Cabang (Macab) Kabupaten Pemalang resmi menempati kantor baru di Desa Jatirejo, Kecamatan Ampelgading. Peresmian markas ini ditandai dengan aksi simpatik berupa pembagian 1.000 paket takjil kepada para pengguna jalan di jalur Pantura, Selasa (17/3/2026).
Kegiatan yang berpusat di depan Lampu Merah Comal Baru ini dihadiri langsung oleh Ketua Macab LMP Pemalang, Frans Daniel, jajaran pengurus, serta unsur Forkopimcam Ampelgading.
Misi Sosial dan Sinergitas Daerah
Ketua Macab LMP Pemalang, Frans Daniel, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kehadiran markas baru ini diharapkan menjadi pemacu semangat anggota untuk lebih berkontribusi bagi masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Pemalang.”Hari ini kami meresmikan markas di Desa Jatirejo sekaligus berbagi kebahagiaan dengan sesama melalui pembagian takjil. Kami berharap keberadaan LMP di sini dapat mempererat jalinan silaturahmi, baik kepada warga maupun jajaran pemerintah daerah,” ujar Frans Daniel.
Dukungan Keamanan dan Ketertiban
Kehadiran organisasi kemasyarakatan ini disambut hangat oleh pihak kepolisian. Kapolsek Ampelgading, IPTU Agus Supriyanto, menegaskan pentingnya kolaborasi ormas dalam menjaga kondusivitas wilayah hukum Polsek Ampelgading, khususnya di titik-titik rawan gangguan kamtibmas.”Kami berharap rekan-rekan LMP dapat bersinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Mengingat wilayah Ampelgading, terutama jalur Pantura dan jalan kabupaten, sering menjadi lokasi balap liar, kontribusi LMP sangat kami perlukan untuk membantu pengawasan bersama masyarakat,” tutur IPTU Agus.
Kolaborasi Lintas Sektor
Senada dengan kepolisian, Danramil Ampelgading Kapten Inf Gatot Margono turut memberikan apresiasi atas peresmian markas tersebut. Ia menekankan agar LMP mampu merangkul ormas lain untuk menciptakan harmoni di wilayah Ampelgading.”Apapun wadahnya, yang utama adalah kolaborasi untuk menjaga kedamaian masyarakat. Kami mengajak teman-teman LMP untuk aktif berkontribusi, terutama dalam mencegah aksi-aksi yang meresahkan warga seperti balap liar di sepanjang jalur provinsi maupun kabupaten,” tegas Kapten Inf Gatot.
Acara peresmian dan aksi sosial ini berjalan lancar dengan tetap mengedepankan ketertiban lalu lintas, mengingat lokasi pembagian takjil berada di urat nadi transportasi nasional yang padat kendaraan. ( Joko Longkeyang).















