Emsatunews.co.id, Pemalang – Jajaran pimpinan tertinggi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang menegaskan komitmennya dalam menciptakan iklim pemerintahan yang bersih dan transparan. Langkah ini diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam acara Dialog Anti Korupsi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI yang digelar di Semarang, Senin (30/3/2026).
Delegasi dari Kota Ikhlas tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro. Ia hadir didampingi Wakil Bupati Nurkholes, Ketua DPRD Kabupaten Pemalang Drs. Martono, M.A., serta Pj. Sekda Endro Johan Kusuma.
Komitmen Serentak se-Jawa Tengah
Kegiatan ini menjadi momentum penting karena diikuti secara serentak oleh 34 bupati dan wali kota dari seluruh wilayah Jawa Tengah. Fokus utama pertemuan ini adalah penandatanganan Pakta Integritas yang melibatkan Pemerintah Provinsi serta seluruh Pemerintah Kabupaten/Kota di Jawa Tengah.
Penandatanganan tersebut merupakan simbol dukungan penuh terhadap tata kelola pemerintahan yang bebas dari praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).
Menjaga Marwah Pemerintahan
Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, menyampaikan bahwa dialog bersama lembaga antirasuah ini sangat krusial sebagai pengingat bagi seluruh pemangku kebijakan. Menurutnya, integritas bukan sekadar slogan, melainkan prinsip kerja yang harus dipegang teguh oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN).
Langkah Preventif dan Edukatif
Selain seremonial penandatanganan, acara ini juga diisi dengan diskusi mendalam mengenai strategi pencegahan korupsi di tingkat daerah. Diharapkan, melalui arahan langsung dari KPK RI, Pemkab Pemalang dapat lebih optimal dalam menutup celah potensi penyimpangan sejak dini.
Dengan adanya Pakta Integritas ini, Pemkab Pemalang optimistis dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui birokrasi yang lebih sehat, jujur, dan berintegritas tinggi.**( Joko Longkeyang).















