Emsatunews.co.id, Pemalang – Kabar gembira bagi warga Kecamatan Belik. Proyek pembangunan Jembatan Garuda yang membentang di atas Sungai Perumasan, Desa Mendelem, Kabupaten Pemalang, akhirnya tuntas 100 persen pada Kamis (16/4/2026). Kini, jembatan beton permanen tersebut sudah mulai dilalui kendaraan masyarakat.
Jembatan dengan spesifikasi panjang 16 meter dan lebar 3 meter ini diproyeksikan menjadi urat nadi baru bagi mobilitas warga. Kehadirannya memangkas hambatan geografis yang selama ini menyulitkan akses menuju lahan pertanian, perkebunan, hingga rute keberangkatan anak sekolah.
Dandim 0711/Pemalang, Muhammad Arif, S. Hub. Int., menegaskan bahwa Jembatan Garuda bukan sekadar infrastruktur fisik, melainkan pendorong percepatan ekonomi pedesaan.”Ini adalah simbol percepatan pembangunan desa. Fokus kami adalah mempermudah konektivitas ekonomi warga agar distribusi hasil bumi dari kebun lebih lancar, sekaligus memastikan anak-anak bisa ke sekolah dengan aman,” ujar Muhammad Arif secara terpisah.
Hasil Sinergi dan Gotong Royong
Penyelesaian proyek tepat waktu ini disebut-sebut sebagai buah manis dari kolaborasi solid antara jajaran TNI, Pemerintah Kabupaten Pemalang, dan masyarakat setempat. Semangat gotong royong yang kental selama pengerjaan menjadi kunci utama jembatan ini berdiri kokoh tepat pada waktunya.
Dengan terhubungnya antarwilayah di Desa Mendelem melalui jembatan ini, efisiensi waktu dan biaya transportasi diharapkan meningkat drastis.
Harapan Peningkatan Kesejahteraan
Rampungnya Jembatan Garuda membawa optimisme baru bagi pertumbuhan ekonomi di wilayah Kecamatan Belik dan sekitarnya. Masyarakat kini tidak lagi khawatir akan kendala akses saat cuaca buruk melanda Sungai Perumasan.
Pemerintah daerah berharap infrastruktur baru ini dapat dirawat bersama oleh warga sehingga manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka waktu yang lama guna mendongkrak taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat Desa Mendelem.**( Joko Longkeyang).













